Sulawesi Selatan Butuh Investasi Rp11 Triliun

Mensos Bachtiar Chamsyah & Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo
Sumber :
  • Antara/ Adnan

VIVAnews - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih membutuhkan dana investasi sekitar Rp11 triliun untuk mencapai target pertumbuhan investasi Rp93 triliun.

"Tahun lalu dana investasi sebesar Rp68 triliun. Tahun ini sudah mencapai Rp82 triliun dari harapan Rp93 triliun," ujar Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Y Limpo, dalam seminar bertajuk Potensi Pengembangan Ekonomi dan Tantangan Pembangunan Infrastruktur di Kawasan Timur Indonesia (KTI), di Kantor Koordinator Bank Indonesia, Makassar, Sulsel, Senin 28 Juni 2010.

Menurut Yasin, kebutuhan investasi tersebut untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Sulsel sebesar 7,7 persen tahun ini. Sulsel tercatat memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 7,38 persen pada 2008 dan menurun menjadi 6,2 persen pada 2009.

Untuk mendorong investasi yang lebih besar, Sulsel saat ini membutuhkan pembangunan sejumlah sarana infrastruktur untuk mendukung kegiatan ekonomi. "Infrastruktur juga harus membahas mengenai masalah pendidikan di samping hal lain yaitu karakter yang masif untuk rakyat," kata dia.

Pemprov Sulsel juga menyoroti masalah dana bagi hasil antara pemerintah pusat dan daerah. Sebagai contoh, selama ini Pemprov Sulsel hanya menerima dana bagi hasil dari beroperasinya perusahaan tambang PT International Nickel Indonesia Tbk sebesar Rp200 miliar, padahal pendapatannya mencapai Rp10 triliun. (art)

Ribuan Rumah dan Ratusan Hektare Sawah di Tasikmalaya Terendam Banjir
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono

Heru Budi Kunker ke Jepang, Harap Proyek MRT East-West Groundbreaking Agustus

Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi bersama Menhub Budi Karya Sumadi bertemu dengan sejumlah petinggi Pemerintah Jepang untuk membahas kerja sama di bidang Transportasi.

img_title
VIVA.co.id
26 April 2024