Domestik Tak Serap, RI Ekspor Gas Natuna

VIVAnews - Pemerintah kembali membuka opsi untuk mengekspor gas dari Blok Natuna D Alpha.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh menuturkan, alasan melakukan ekspor karena tidak semua pasar domestik mampu menyerap produksi gas tersebut.

"Kalau sumber gas yang besar karena skalanya besar, menurut UU itu diutamakan untuk ekspor. Di mana tentu saja, ada sebagian porsi sudah diatur UU untuk domestik," ujar dia di Departemen ESDM Jakarta, Senin, 7 Desember 2009.

Menurut Darwin, pihaknya meminta Pertamina mempercepat perkembangan blok Natuna D Alpha, namun tidak boleh menomorduakan langkah-langkah strategis perseroan migas tersebut. "Tidak boleh terlalu cepat atau terlambat," kata dia.

Untuk itu, dia menambahkan, pemerintah mendorong Pertamina untuk menentukan skenario terbaik dalam memilih mitra dalam pengembangan Natuna D Alpha.

antique.putra@vivanews.com

Jasad Ibu dan Dua Anak Korban Longsor di Garut Ditemukan
PT Freeport Indonesia (PTFI) teken Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PTFI periode 2024-2026 bersama tiga Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh (dok: Freeport)

Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Teken PKB, Menaker: Bisa Jadi Contoh bagi Perusahaan Lain

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas bersama tiga Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh PTFI menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

img_title
VIVA.co.id
26 April 2024