BISNIS

September, Konsumsi BBM Subsidi Dibatasi

9 Juli mendatang, tim terkait akan melaporkan rencana pembatasan BBM subsidi tersebut.

ddd
Rabu, 23 Juni 2010, 12:02 Antique, Ferial
Dubes Jepang untuk RI Kojiro Shiojiri dengan Dirjen Migas Evita Legowo
Dubes Jepang untuk RI Kojiro Shiojiri dengan Dirjen Migas Evita Legowo (Antara/ Prasetyo Utomo)

VIVAnews - Pemerintah akan mulai menerapkan pembatasan penggunaan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi paling lambat September mendatang.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Evita Herawati Legowo mengaku walau dibatasi tapi untuk kendaraan jenis bermotor dan angkutan umum masih diperbolehkan menggunakan BBM bersubsidi.

"Untuk kendaraan pelat hitam dan jenis kendaraan lainnya masih dikaji yang seperti apa yang boleh menggunakan BBM bersubsidi," ujar dia seusai Membuka Workshop Monitoring Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati di Hotel Gran Melia Jakarta, Rabu 23 Juni 2010.

Evita menuturkan, dalam implementasi pembatasan konsumsi ini dikuti pula dengan revisi Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2005 tentang Harga Jual Eceran Bahan Bahan Bakar Minyak ( BBM) Dalam Negeri.

Namun, kata dia, pihaknya belum dapat menentukan peralatan yang digunakan sebagai pengawasan dalam realisasi pembatasan tersebut. "Menggunakan smart card sepertinya tidak mungkin, waktu persiapan tidak cukup," tutur Evita.

Rencananya, 9 Juli mendatang, tim terkait akan melaporkan rencana pembatasan BBM subsidi tersebut kepada Menteri ESDM, kemudian akan dimintai persetujuan Dewan Perwakilan Rakyay (DPR).

Lebih lanjut, dia menuturkan, pembatasan ini sangat mendesak dilakukan Sebab, baru menginjak semester I-2010 saja konsumsi BBM bersubsidi sudah melonjak rata-rata 6-9 persen dari kuota yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2010. (hs)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru