BISNIS

Cara Miliarder Top Dunia Hamburkan uang (II)

Ada banyak cara para pemilik harta puluhan dan ratusan triliun di dunia menghamburkan uang

ddd
Senin, 6 September 2010, 07:20 Heri Susanto
Lakshmi Mittal
Lakshmi Mittal (forbes.com)

VIVAnews - Sepak terjang para miliarder top dunia kerap mengundang perhatian. Bukan saja terkait dengan aksi besar bisnisnya, melainkan langkah-langkahnya di luar sektor usahanya.

Ketika seorang miliarder tiba-tiba membelanjakan uang dalam jumlah besar, ratusan miliar atau triliunan rupiah, sontak sorotan tajam media langsung tertuju padanya.

Sebut saja misalnya ketika taipan Roman Abramovich membeli klub sepak bola ternama Chelsea pada 2003, media pun memberitakan secara besar-besaran aksi tersebut.

Ada banyak cara yang dilakukan oleh para pemilik harta puluhan dan ratusan triliun di dunia dalam "menghamburkan" uang mereka. Bukan sekedar berapa yang dipakai untuk jamuan makan siang, pesta perkawinan atau membeli kapal pesiar, melainkan apa yang mereka lakukan dengan uang sebanyak itu. 

Berikut ini cara-cara miliarder membelanjakan uang mereka:

Michael Bloomberg

Michael Bloomberg, pendiri Bloomberg L.P

Michael Bloomberg tergolong taipan yang kurang konvensional dalam membelanjakan uangnya. Pemilik kekayaan US$18 miliar itu menghamburkan duit yang tak sedikit untuk memenangkan pencalonan dirinya sebagai Walikota New York pada 2009. Menurut laporan AFP, Bloomberg menghabiskan US$1 juta per hari dalam pertarungan politik melawan saingannya. Catatan New York Times, Bloomberg juga mengeluarkan biaya besar dalam tiga pemilu sebelumnya.

Meskipun duit banyak membantunya dalam mempertahankan kursinya, Bloomberg secara rutin menjaga popularitasnya tetap tinggi dikalangan pemilih New York. Itu menunjukkan bukan sekedar uang dibalik kesuksesannya.

Warren Buffet

Warren Buffett

Pada 2008, Warren Buffet dinobatkan sebagai orang terkaya dunia versi Forbes dengan harta US$62 miliar. Meski begitu Buffet terkenal taipan yang hemat, bukan pemboros besar. Sepanjang karirnya, ia mengkritik belanja besar para CEO-nya, termasuk kritikan pada label US$100 juta jet pribadi perusahaan yang menurutnya "Tidak Bisa Dipertahankan."

Meski duitnya ratusan triliunan rupiah, dia memilih hidup sederhana. Lantas untuk apa segunung uangnya digunakan? Pada 2006, Buffet memilih menyumbangkan 80 persen kekayaannya kepada Bill dan Melinda Gates Foundation. Pada saat itu, ia menyumbang sebesar US$30 miliar, donasi terbesar yang pernah ada.

Lakshmi Mittal

Lakshmi Mittal

Lakshmi Mittal adalah salah satu taipan papan atas dunia versi Forbes dengan total harta US$28,7 miliar pada 2010. Pada 2004, raja baja India dan CEO ArcelorMittal ini menikahkan putrinya selama enam hari berturut-turut bagi 1000 tamu undangan di Istana Versailles, termasuk bintang tenar Kylie Minogue. BBC memperkirakan biaya pernikahan tersebut lebih dari US$55 juta.

Larry Ellison

CEO Oracle, Larry Ellison ini memiliki kekayaan bersih sekitar US$28 miliar. Pada 2004-2005, ia membuat berita utama saat ia membeli lebih dari 12 properti di Malibu, California, termasuk hotel dan restoran dengan menghabiskan US$180 juta.

Ellison juga menghabiskan duitnya untuk mengakuisisi turnamen olahraga. Baru-baru ini, ia menggelontorkan US$100 juta untuk membeli laga Turnamen Tenis Terbuka BNP Paribas.

Bagaimana miliarder top dunia lainnya membelanjakan uang?

Sumber: Latin American Herald Tribune I Investopedia I Forbes


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
celpi
30/10/2011
sekarang pingin kaya, sudah kaya janji lupa... itu mah lagu lama. maklum habis miskin langsung kaya mendadak,,, kaget deh segala-galanya. niat mulia terkubur dalam-dalam oleh keserakahan,, maka dari itu sang maha pencipta menganugerahkan kita seperti ini
Balas   • Laporkan
hamidi
07/08/2011
tmn2 jgn pd sirik klo orang2 kaya pd gk mau sedekah or zakat,biarin aja kan mreka sendiri nanti yg bertanggung jawab di akhirat, ya gk??!
Balas   • Laporkan
hamidi
07/08/2011
wajar orang kaya itu hemat,karena hemat pangkal kaya, nah klo qmu pd mwo kaya,maka berhematlah,ok cuy?!? klo mreka pelit itukan hak mreka,krna hak mreka,qta jgn sirik klo dia gk sedekah,urusan tanggung jawab kan mreka juga, ya gak frend???
Balas   • Laporkan
waylerz
04/08/2011
insyalah besok w jg bs kaya sprti mereka..amiiien
Balas   • Laporkan
fadilla
23/07/2011
alah, katakanlah walaupun orang2 kaya tersebut menyumbangkat separuh kekayaannya ke indonesia, pasti org2 atas jga yg dapat, kalangan bawah cuman dapat recekan aja
Balas   • Laporkan
kekayaan para triliuner diatas mungkin tidak lebih dari atau seiring dengan hutang2 negara2 miskin seperti Indon atau lainnya...sebuah ketidakadilan ekonomi...yang salah sistem apa orangnya ya..??
Balas   • Laporkan
zamanhury
23/05/2011
kalu mau kasih uang lebih baik ke Indonesia yang masih miskin
Balas   • Laporkan
faozimastur
06/03/2011
hmmm....sepertinya bukan menghamburkan itu namanya...
Balas   • Laporkan
ERRY SURACHMAN
12/01/2011
Daripada di habiskan , lebih baik kita nasukin aja ke bursa saham ok guy's
Balas   • Laporkan
suryana mufid
11/12/2010
kapan kaya seperti mereka , agar dapata membantu yatim piatu,duafa,fakir miskin yg pasti di jln allah.s,w,t. amiinnnnnnnn
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru