BISNIS

SBY Keluhkan BEJ Libur, Menkeu Janji Berbenah

Selama ini libur bursa ditetapkan dua hari sebelum hingga dua hari setelah Lebaran.
Selasa, 14 September 2010
Oleh : Hadi Suprapto, Syahid Latif
Menkeu Agus Martowardojo Umumkan Hasil G20

VIVAnews - Menteri Keuangan Agus Martowardojo bakal mengkaji penetapan hari libur perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pernyataan tersebut disampaikan Menkeu menanggapi keluhan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Sidang Paripurna Kabinet yang menganggap libur bursa terlalu lama.

"Kebijakan dua hari sebelum dan dua hari setelah Lebaran libur, mungkin bisa dipersingkat. Itu akan di-review untuk tahun yang akan datang," kata Agus Martowardojo usai Sidang Paripurna di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 14 September 2010.

Menurut Agus, pengkajian ulang masa libur bursa tersebut khusus untuk Hari Raya Idul Fitri saja. Pasalnya, libur Lebaran selama ini sering kali tidak bisa dipastikan. "(Selama ini) semua pelaku pasar modal dan otoritas sepakat untuk menetapkan dua hari sebelum dan dua hari setelah itu libur," katanya.

Pertimbangan pengkajian libur juga memperhatikan kondisi aktivitas perekonomian yang sedang meningkat. Padahal jika bursa efek masih bisa berjaan, indeks bursa diperkirakan akan mencapai level lebih tinggi.

Agus mengakui, selama ini jadwal libur bursa memang sudah ditentukan selama setahun dan disusun pada awal tahun. Dengan kebijakan tersebut, pelaku pasar modal dan investor internasional diharapkan mengetahui jadwal perdagangan di Bursa Efek karena sudah dilakukan langkah sosialisasi.

Namun, kata Agus, dengan jatuhnya Lebaran pada Jumat menyebabkan kebijakan libur Lebaran bursa menjadi sangat panjang. "Tentu ini akan kami review lagi," katanya.

TERKAIT
TERPOPULER