BISNIS

Negara Terkaya-Termiskin, Di Mana Indonesia?

Bagaimana jika dibandingkan China, India dan Malaysia?

ddd
Rabu, 22 September 2010, 11:48 Heri Susanto
Gedung pekantoran di kawasan Kuningan, Jakarta
Gedung pekantoran di kawasan Kuningan, Jakarta (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews.com: Majalah bisnis ternama AS, Global Finance, baru saja merilis peringkat 182 negara di dunia berdasarkan tingkat produk domestik bruto (PDB) per kapita. Dari negara yang paling miskin hingga negara yang paling kaya sejagat.

Metode yang digunakan untuk menentukan kekayaan negara adalah membandingkan standar hidup penduduk satu negara secara keseluruh dengan menggunakan produk domestik bruto (PDB) per kapita yang didasarkan pada paritas atau keseimbangan daya beli secara internasional.

Ini mengukur standar hidup antar negara dengan menggunakan indikator biaya hidup relatif, inflasi, serta nilai tukar suatu negara yang dikonversi ke mata uang bersama (dolar internasional atau dolar AS).

Menurut majalah tersebut, posisi negara terkaya ditempati oleh Qatar, negara Arab dari kawasan Timur Tengah. Negara produsen dan eksportir gas terbesar di dunia ini memiliki PDB per kapita sebesar US$90.149 atau Rp811 juta per tahun pada 2010.

Selain Qatar, 10 negara teratas negara paling kaya adalah Luxemburg, Norwegia, Singapura, Brunei, Amerika Serikat, Hong Kong dan lainnya (baca: Daftar Negara Super Kaya Dunia). 

Sedangkan, posisi negara paling miskin dipegang oleh Republik Kongo. Negara yang terletak di sub sahara Afrika ini memiliki PDB per kapita hanya sebesar US$342 atau Rp3 juta per tahun. Kongo menempati posisi terburuk di antara deretan negara miskin yang kebanyakan berasal dari benua Afrika (Daftar Negara Paling Miskin di Dunia).

Lantas, dimana posisi Indonesia?
Berdasarkan data ranking 182 negara tersebut, Indonesia berada di urutan ke 122 dengan PDB per kapita US$4.380 atau Rp39,4 juta per tahun.

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan sumber alam melimpah, mulai dari perkebunan, pertambangan, serta energi. Namun, negara ini memiliki populasi cukup besar, lebih dari 230 juta jiwa.

Berada tak jauh dari posisi Indonesia, adalah Fiji di posisi 121, Honduras (123), Irak (124) dan Mongolia (126).

Amerika Serikat
Gedung Capitol di Washington DC Amerika Serikat Di kalangan negara dengan jumlah penduduk terbanyak, Indonesia berada jauh dari Amerika Serikat yang menempati posisi nomor enam besar dunia dengan PDB per kapita US$47,7 ribu atau Rp429 juta per tahun dengan jumlah penduduk 308 juta jiwa. Amerika Serikat dikenal sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia dengan total PDB US$14 triliun.



China
China RI juga kalah dari China yang menempati posisi nomor 96 dunia. China memiliki jumlah penduduk enam kali lipat dari Indonesia, yakni 1,33 miliar jiwa. Tingkat PDB per kapita China sebesar US$7.240 atau Rp65 juta per tahun. Total PDB China belakangan terus melaju, bahkan sudah mengalahkan Jerman di posisi ketiga dan Jepang di posisi kedua dunia. Pada akhir 2008, PDB China mencapai US$4.326 miliar. China dikenal sebagai negara eksportir terbesar dunia, khususnya untuk produk-produk manufaktur.

India
Sudut Kumuh Kota Mumbai, India Namun, RI masih lebih tinggi dibandingkan dengan India yang menempati posisi 128. Jumlah penduduk India mencapai 1,1 miliar jiwa dengan tingkat PDB per kapita sebesar US$3.176 atau Rp28,5 juta per tahun. Total PDB India mencapai US$1.217 miliar dengan perekonomian mengandalkan industri dan jasa. Perekonomian India juga mengandalkan pasar domestik, serta ekspor.

 

Asia Tenggara
Menara Petronas Malaysia Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dengan Singapura yang menempati posisi nomor lima besar dunia, Malaysia di peringkat 59 dan Thailand (90). Di kawasan ini, Indonesia lebih bagus dari Phillipina peringkat 127, Timor Leste 134, Papua Nugini (142), Kamboja (146) dan Myanmar (159).

Sumber: Global Finance I IMF

Baca juga:

Bayi Ini Lebih Ringan dari Sekaleng Minuman

Tiga Polisi Yang Tewas Ditembak di Sumut

Bukti Ilmiah Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
dani press
26/09/2011
negara terkaya itu sebenarya adalah indonesia karena indonesia mempunyai kandungan emas minyak dll yang banyak
Balas   • Laporkan
yenyen
06/01/2011
negra kta kya akan alam,,,,,tpi knapa y negara kta g smju ngra lain...g jauh jauh sprti malaysia,sngapur.,,
Balas   • Laporkan
king
24/11/2010
negara mental Tempe, mau gimana lagi isinya penghianat, karena takut miskin lalu korupsi, bapak mendidik anak buat korupsi(katanya wajar), klo diserang musuh pasti koruptornya pada melarikan diri keluar negeri, menghianati bangsa ini,
Balas   • Laporkan
mario
11/10/2010
andaikan pejabat kt tidak suka korupsi dan amanah di dlm mengelola hasil bumi maka negara kt pasti akan makmur sehingga rakyatny tidak perlu mencari kerja keluar negri....seperti cina rakyatny sangat produktif...
Balas   • Laporkan
Yanti
01/10/2010
kata orang negara kita kaya, gemah ripah loh jinawi, tanahnya subur, kayu dan batu jadi tanaman, mungkin karena slogan itu generasi yang skrg jadi malas
Balas   • Laporkan
mulya
30/09/2010
kapan kita bisa seperti negara-negara yang lain kalo di indonesia ini korupsi meraja lela. mulai dari kelas pedagang sayur sampai kalangan pejabat. berantas korupsi dan kelola hasil bumi sendiri jangan hanya dikelola oleh investor-investor asing.....
Balas   • Laporkan
inter
30/09/2010
tul betul dek...........
Balas   • Laporkan
aris
28/09/2010
Indonesia kaya raya SDA, dan SDM hanya miskin Keteladanan MORAL yang baik
Balas   • Laporkan
naeva aurelia
28/09/2010
jalani aja.....toh,dunia sebentar lagi mo kiamat,ngapain mikir kaya/miskin....yang perlu dipikir amal perbuatan selama hidup di dunia ..
Balas   • Laporkan
carita
27/09/2010
Itu perhitungan kasar, saya ber5 sekeluarga suami istri pns PDB kurang 30% dari 39 juta. Single pns cuma dapat 22 juta setahun 50%nya PDB. sungguh timpang kesejahteraan Indonesia dimana hanya 20% penduduk menghasilkan 80 produk nasional
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru