BISNIS

Menkeu: Remunerasi TNI-Polisi Cair Bulan Ini?

Tunjangan kinerja itu bervariasi, untuk polisi paling tinggi Rp21,3 juta.

ddd
Senin, 20 Desember 2010, 16:46 Nur Farida Ahniar
Pasukan TNI
Pasukan TNI (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews- Menteri Keuangan Agus Martowardojo siap mencairkan tunjangan atas perbaikan kinerja atau remunerasi pada bulan ini jika instansi yang telah disetujui secepatnya mengajukan anggaran. Tunjangan itu akan dibayar secara rapel selama 6 bulan sekaligus.

Agus mengaku sudah meminta sembilan kementerian/lembaga mempercepat proses pengajuan anggaran kepada Kementerian Keuangan. Selanjutnya Kementerian Keuangan akan mengalokasikan anggaran agar bisa secepatnya ditransfer.

Kementerian Keuangan sudah mempersiapkan diri melaksanakan transfer dana di bulan ini. "Saya ingin transfer bulan ini, asalkan kementerian dan lembaga siap," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2010.

Menurut Agus, tunjangan kinerja itu akan diberikan berdasarkan tingkatan grade. Tunjangan itu berdasarkan job deksripsi, spesifikasi, valuasi dan resiko kerja. Masing-masing pejabat juga besarannya berbeda.

Dengan adanya tambahan tunjangan kinerja ini, maka total gaji atau penghasilan yang akan diterima pegawai akan bertambah besar. Tunjangan kinerja ini diberikan terkait dengan program reformasi birokrasi yang tengah dijalankan pemerintah.

Seperti diketahui, terdapat 9 instansi yang telah disetujui pemberian remunerasi. Instansi tersebut adalah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian PPN/Bappenas, BPKP, Kepolisian RI, TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

Besaran remunerasi tiap instansi berbeda-beda. Seperti contohnya untuk Kepolisian RI, remunerasi paling tinggi sebesar Rp21,3 juta per bulan, sementara untuk pejabat di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara  sebesar Rp19,36 juta.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan remunerasi itu diharapkan bisa cair Januari, sebagai kado tahun baru bagi prajurit dan polisi yang telah bertugas. (hs)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
atta
07/01/2011
di luar negeri kerap ditemui polisi patroli di tempat2 umum. jalan keliling memantau dan mencegah tindak kejahatan. disini polisi cuma tongkrong di pos polisi, takut kepanasan atau ongkang2 di kantor gajinya naik 1,5 kali lipat... ironis sebuah kebijakan.
Balas   • Laporkan
reno
31/12/2010
Ada lho di majalaya-bandung seorang polisi narkoba berpangkat briptu yg berdinas di polwiltabes bandung,dia sekarang udah bisa beli rumah seharga 400jt.wah kalo dia dapet remunerasi tambah kaya dong...!Apa mau ya dia menyerahkan daftar kekayaannya...?
Balas   • Laporkan
ragazza32 | 08/01/2011 | Laporkan
makanya jadi polisi..hahahahah
sugito
21/12/2010
Awalnya remunerasi gura(istilahnya lain), kmdn di perpajakan, kemudian di keuangan, lalu di TNI-POLRI, bln depn di pemda dst. Ya udah 'naikan' sj seluruh gaji PNS. Jgn Encrat-encrit sekalian Rakyat ini atau, seberpa % bkln menambah kekurangannya mampu.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com