BISNIS

Berapa Gaji Petinggi TNI/Polri dan PNS?

Gaji pokok tertinggi dinikmati pejabat eselon I atau Golongan IV e yakni Rp4,1 juta.

ddd
Rabu, 30 Maret 2011, 07:03 Nur Farida Ahniar
KSAD Jenderal George Toisuta (kanan) & Pangkostrad Letjen Burhanudin Amin
KSAD Jenderal George Toisuta (kanan) & Pangkostrad Letjen Burhanudin Amin (Antara/ Saptono)

VIVAnews - Gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) dan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) naik hingga 15 persen tahun ini. Namun, gaji pokok itu belum termasuk berbagai tunjangan yang jumlahnya bisa melebihi gaji pokok.

Menurut Peraturan Pemerintah RI Nomor 11 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketigabelas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, gaji pokok terendah PNS sebesar Rp1,175 juta bagi pegawai Golongan I a dengan masa kerja 0 tahun. Gaji pokok tertinggi dinikmati oleh pejabat eselon I atau Golongan IV e dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp4,1 juta. Daftar gaji pokok lihat di link ini.

Namun, jika ditambah dengan tunjangan kinerja PNS yang instansinya telah disetujui dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, gaji pokok itu hanya sebagian kecil dari total gaji PNS. Misalnya untuk instansi Sekretariat Negara yang mendapatkan tunjangan kinerja paling tinggi Rp36,77 juta.

Jika dihitung pejabat eselon I atau golongan IV e, dengan masa kerja 32 tahun yang mendapat gaji pokok Rp4,1 juta, total gaji diterima sebesar Rp40,87 juta. Untuk daftar tunjangan kinerja lihat di sini.

Belum lagi Kementerian Keuangan yang tunjangan kinerjanya paling besar di antara instansi lain. Tunjangan kinerja tertinggi di instansi itu mencapai Rp46,95 juta.

Menurut Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Agus Supriyanto, gaji pokok itu belum ditambah dengan tunjangan struktural yang diterima dan bisa mencapai Rp6 juta. Menurut dia, untuk golongan IV e atau setingkat wakil menteri keuangan dan eselon I dapat membawa gaji sekitar Rp40 juta.

Bagaimana dengan petinggi TNI/Polri? Kedua instansi itu mendapatkan gaji terendah sebesar Rp1,23 juta. Gaji itu diberikan untuk Prajurit Dua Kelasi Dua (TNI) dan anggota Kepolisian Bhayangkara Dua dengan masa kerja 0 tahun.

Sedangkan gaji pokok terbesar mencapai Rp4,2 juta diperuntukkan bagi pangkat tertinggi yaitu Jenderal, Laksamana, Marsekal, atau Jenderal Polisi dengan masa kerja 32 tahun. Daftar gaji pokok TNI/Polri lihat di sini.

TNI dan Polri juga mendapat tunjangan kinerja yang besarnya bisa melebihi gaji pokok. Menurut Perpres RI No 72 Tahun 2010, tunjangan kinerja tertinggi TNI sebesar Rp29,226 juta. Sedangkan terendah mendapatkan Rp924 ribu. Jika dihitung, petinggi TNI dengan pangkat Jenderal/Laksamana/Marsekal bisa mendapatkan gaji Rp33,426 juta.

Untuk pucuk tertinggi pimpinan Polri, menurut Perpres RI No 74 Tahun 2010 tunjangan kinerja tertinggi sebesar Rp21,305 juta dan tunjangan terendah Rp553 ribu. Jika dihitung gaji pokok dengan pangkat Jenderal sebesar Rp4,2 juta dan tunjangan kinerja tertinggi, gaji yang dibawa pulang petinggi Polri sebesar Rp25,505 juta.

Itu belum termasuk tunjangan lainnya dan juga fasilitas yang melekat ke petinggi TNI/Polri. (art)

Baca juga: Foto: Keseharian Remaja Terkecil di Dunia



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Mr. Boy
30/03/2011
Setiap thn ada penerimaan PNS, TNI&Polri, padahal PNS, TNI, Polri yg ada sekarang aja banyak yg gak ada kerjaan (alias makan gaji buta). Utk bayar gaji mereka pajak dr masyarakat digenjot. Gimana tuh pak Pejabat....?
Balas   • Laporkan
putragabriel
30/03/2011
kenaikan gaji pns / tni atau polri ..? minim prestasi & loyalitas sebagai abdi negara tapi penghasilan bikin otot perut anda makin gendut .. nikmati N bersenang-senanglah dengan fasilitas yg diberikan negara tp ingat pertanggung jawaban itu pst ada ..
Balas   • Laporkan
misrawi
30/03/2011
knaikan gji pns sdh pasti diikuti oleh knaikan hrga2 smbako..siapa yg dirugikn tentu rakyat kecil yg smkin tercekik olh kbijakan pemimpin ngeri ini yg hati nurani mreka sdh buta dn mmbatu....
Balas   • Laporkan
putragabriel | 30/03/2011 | Laporkan
Tragis memang tingkah pemimpin pejabat di negara kita .. tidak pernah memikirkan kesejahteraan u rakyat apalagi kemajuan yg penting bagaimana mencari kekayaan .


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com