BISNIS

Kenapa Harga Emas Dunia Anjlok?

Goldman Sachs menilai harga komoditas sudah terlalu tinggi, dan saatnya mengambil untung.
Rabu, 13 April 2011
Oleh : Hadi Suprapto
Ilustrasi emas batangan

VIVAnews - Harga emas turun satu persen pada Rabu dinihari, 13 April 2011. Ini merupakan penurunan tajam setelah Goldman Sachs mengumumkan prediksi harga komoditas.

Goldman Sachs, Senin lalu merekomendasikan kliennya agar mengambil keuntungan pada komoditas. Goldman menilai, harga komoditas saat ini sudah terlalu tinggi, dan saatnya investor mengambil keuntungan.

"Pernyataan Goldman Sachs telah memicu penurunan harga emas," kata Anthony Neglia, presiden Tower Trading Group seperti dikutip The Street.

Harga emas pengiriman Juni anjlok US$14,50 dan menetap di level US$1.453,60 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, Sydney Morning Herald melaporkan, harga spot emas turun satu persen menjadi US$1.451,69 per ounce. Sebelumnya harga emas sempat mencapai rekor di posisi US$1.476,21 per ounce pada Senin.

"Harga emas telah meningkat 11 persen sejak akhir Januari," tulis laporan itu.

Harga perak juga turun 0,3 persen pada US$40,04 per ounce. Perak sempat mencapai harga tertinggi dalam 31 tahun terakhir pada Senin dengan posisi US$41,93 per ounce.

Di antara kelompok logam platinum, platinum kehilangan 0,7 persen menjadi US$1.768,50 per ounce, sedangkan paladium turun 2,6 persen menjadi US$760,72 per ounce. (art)

TERKAIT
TERPOPULER