BISNIS

Perusahaan Kalla Bangun Monorail di Makassar

Jika dibangun tepat waktu, Makassar akan menjadi kota pertama yang memiliki monorail.

ddd
Senin, 25 Juli 2011, 17:26 Bayu Galih
Kereta monorel
Kereta monorel (www.fratkin.com)

VIVAnews - Transportasi massal Monorail akan segera terwujud di Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah awal pembangunan  telah dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Makassar, Pemkab Gowa dan Pemkab Maros dengan PT Bukaka Teknik Utama, yang menjadi investor pembangunan monorail tersebut.

Penandatanganan MoU dilakukan di rumah dinas Gubernur Sulsel, dengan disaksikan langsung oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan MoU pada Senin, 25 Juli 2011, merupakan sejarah besar bagi Makassar.

"Proyek monorail ini adalah sejarah, karena nantinya akan menempatkan Makassar sebagai kota pertama di Indonesia yang memiliki monorail. Ini akan lebih mendukung Makassar menjadi kota dunia," kata Ilham Arief Sirajuddin.

Ia menambahkan, monorail sudah menjadi kebutuhan utama bagi Makassar saat ini. Pasalnya tingkat kemacetan Makassar bertambah parah dalam tiga tahun terakhir akibat pertumbuhan kendaraan yang tak terbendung.

Berdasarkan data Pemkot Makassar tahun 2008, jumlah sepeda motor membengkak menjadi 360.122 unit (75,80%), mobil penumpang (angkutan umum) sebanyak 77.319 unit (16,27%), mobil barang sebanyak 26.797 unit (5,64%), dan kendaraan khusus sebanyak 71 unit (0,01%).

"Ironisnya, infrastruktur jalan sudah tidak bisa diperlebar. Sehingga satu-satunya solusi untuk mengatasi kemacetan Makassar memang dengan membangun monorail," tambahnya.

Sementara itu, Solihin Kalla, Direktur Pengembangan PT Kalla Group, induk perusahaan PT Bukaka Teknik Utama mengatakan, monorail merupakan transportasi massal yang cocok digunakan bagi warga Makassar. Pasalnya, Makassar tengah berkembang menjadi kota metropolitan.

Monorail, yang biasa disebut sebagai urban transportasi ini diyakini akan memecah kemacetan Makassar, yang sudah hampir menyamai Jakarta. Selain itu, monorail sangat mudah dan tidak terlalu memakan biaya, jika dibandingkan dengan busway.

"Monorail tidak butuh pembebasan lahan karena hanya menggunakan median jalan seukuran 1X1 meter," jelas putra bungsu Yusuf Kalla ini.

Terkait dengan anggaran pembangunan monorail Makassar, PT Bukaka Teknik Utama menginvestasikan sekitar Rp 4 triliun. Anggaran itu digunakan membangun infrastruktur monorail sepanjang sekitar 30 kilometer.

Rencananya, pembangunan ini akan dimulai awal tahun 2012. Pasalnya, pihak Bukaka dalam enam bulan ini akan memaksimalkan studi kelayakan. (sj)

Laporan: Rahmat Zeena | Makassar



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
harmen-sukhoi
25/07/2011
emang kalo jusuf kalla, ide pemikirannya akan mengembangkan potensi daerahnya maupun indonesia. patut jempoli dua jari. jadi kapan ni, putra2 daerah lain dapat mengembangkan daerah2 asal menjadi lebih maju
Balas   • Laporkan
parbun | 08/06/2012 | Laporkan
saya pikir nggak 2 jempol mas, tapi semua jempol di badan kita,bapak kita satu itu memang sangat inspiratif dan punya semangat kemandirian nasional.
harmen-sukhoi
25/07/2011
maka setiap provinsi di indonesia. seharusnya punya bapak angkat yang wajib, tentunya dapat mengembangkan potensi daerah asalnya menjadi kedepan yang lebih baik.
Balas   • Laporkan
widodo
25/07/2011
alhamdulillah....
Balas   • Laporkan
adhy
25/07/2011
Maju terus makassar, semga ini betul bisa memcahkan kemacetan di makassar. Sangat menunjang Makasar Menuju Kota Dunia. Saya harap buka cuma itu yang diperhatikan sektor lainpun jangan luput dari pemerintah kota... Maju Terus Makassar.....EWAKO..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com