BISNIS

Ini Alasan Tarif Listrik Naik Tahun Depan

Kenaikan TDL sebesar 10 persen rencananya berlaku April 2012.

ddd
Kamis, 18 Agustus 2011, 11:52 Nur Farida Ahniar, Harwanto Bimo Pratomo
Ilustrasi pembangkit listrik
Ilustrasi pembangkit listrik (cbc.ca)

VIVAnews - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10 persen pada 2012 untuk meningkatkan efisiensi subsidi listrik. Pengurangan subsidi listrik dialihkan untuk mengembangkan pembangkit yang dimiliki PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Menurut Hatta, pengembangan pembangkit PLN diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang belum memiliki listrik. Saat ini, masyarakat Indonesia yang sudah tercukupi kebutuhan listriknya baru sekitar 60 persen.

"Masih banyak rakyat yang tidak terjangkau listrik, sementara kita memberikan subsidi kepada orang yang menggunakan listrik, kan tidak adil," ujar Hatta saat ditemui di sela Peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR-DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 18 Agustus 2011.

Kenaikan TDL itu akan merata di seluruh sektor, kecuali rumah tangga miskin berdaya 450 volt ampere. Pemerintah mengakui kenaikan ini akan membebani sektor industri di Tanah Air. Namun, di sisi lain, pemerintah juga memikul beban biaya tinggi yang berasal dari pembangkit listrik.

Rencana kenaikan tarif listrik ini, menurut dia, akan dibicarakan bersama Komisi VII DPR pada April tahun depan untuk mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan, pemerintah perlu menaikkan tarif listrik tahun depan karena sejak 2004 belum pernah naik. Tahun lalu, rencana kenaikan TDL ditolak DPR. Rencananya, kenaikan TDL ini akan dimulai April 2012, kecuali rumah tangga miskin.

Subsidi listrik pada 2012 juga dipangkas dari Rp65 triliun pada 2011 menjadi Rp45 triliun. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
heru susanto
18/08/2011
terserah lo aja deh
Balas   • Laporkan
HUD
18/08/2011
pejabat masih disubsidi gmn yak...??? "Masih banyak rakyat yang tidak terjangkau listrik, sementara kita memberikan subsidi kepada orang yang menggunakan listrik, kan tidak adil," ujar Hatta. bingung..??gaji udah gede..semua2 di subsidi.......????????????
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru