BISNIS

Desain Jembatan Selat Malaka

Jembatan akan dibuat sebagai tempat penyeberangan yang ekonomis dan penampilan menarik.
Rabu, 12 Oktober 2011
Oleh : Hadi Suprapto
Rencana Jembatan Selat Malaka

VIVAnews - Pemerintah Provinsi Riau berkomiten membangun Jembatan Selat bersama pemerintah Malaysia. Jembatan ini nantinya akan menghubungkan Malaka (Malaysia) dengan Rupat, pulau terluar Indonesia di Riau.

Lalu bagaimana desain jembatan yang bakal menelan biaya US$12,75 miliar atau sekitar Rp114 triliun itu?

Dalam proposal yang diajukan calon investor asal Malaysia, Strait of Malacca Partners Sdn Bhd, Jembatan Selat Malaka akan dibangun dengan panjang 48,69 kilometer (km). Namun, karena infrastruktur di Pulau Rupat belum memungkinkan, akan dibangun pula jalan sepanjang 71,2 km dan jembatan sekunder yang menghubungkan Pulau Rupat dengan Dumai, Pulau Sumatera, sepanjang 8 km.

Selat Malaka, merupakan salah satu jalur tersibuk di Asia Tenggara. Kapal-kapal besar dengan kapasitas ribuan ton biasa melewati laut dengan kedalaman 50-60 meter itu. Karena itu, pada jembatan utama, nantinya akan dibentuk tempat penyeberangan kapal.

Pada penyeberangan ini, jembatan tak lagi menggunakan tiang, melainkan kabel-kabel besar dengan jarak antartiang 4,3 km. Jembatan ini juga akan dinaikkan hingga 76 meter, sehingga kapal-kapal besar tetap bisa  melewati bawah jembatan ini.

Tempat penyeberangan kapal juga tak hanya itu, di jembatan ini nantinya akan dibangun dua tempat penyeberangan kapal yang lain. Namun masing-masing hanya selebar 2,3 dan 2,8 km.

Jembatan akan dibuat sebagai tempat penyeberangan yang ekonomis dan penampilan yang menarik. Orang-orang yang lewat nantinya tak hanya menyeberangi selat, tapi juga bisa melihat pemandangan di pulau-pulau sekitar.

Alternatif lain, jembatan akan dibangun dengan kombinasi terowongan. Sayangnya, bila pilihan ini hanya bisa dilewati kereta api.

Pada model ini, terowongan akan dimulai di Pulau Rupat dengan panjang 18,63 km ke arah Selat Malaka. Lalu di tengah-tengah laut, terowongan akan naik menjadi jembatan dengan kemiringan 3 persen. Sisanya, 40 km merupakan jembatan yang berakhir di Malaka.

Meski sudah dibuat terowongan bawah laut, jembatan juga akan dibuat dua penyeberangan kapal, masing-masing dengan lebar 2,8 dan 4,2 km. (umi)

Jembatan Selat Malaka

TERKAIT
TERPOPULER