BISNIS

HIPMI Minta Pemerintah Cabut Subsidi BBM

Lebih baik dialihkan untuk pembangunan infrastruktur.

ddd
Minggu, 4 Desember 2011, 21:15 Aries Setiawan, Iwan Kurniawan
Ketua Dewan Pembina HIPMI Erwin Aksa
Ketua Dewan Pembina HIPMI Erwin Aksa (VIVAnews/Anda Nurlaila)

VIVAnews - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) meminta agar subsidi bahan bakar minyak dihilangkan dan lebih baik dialihkan untuk pembangunan infrastruktur.

"Pemerintah diminta untuk lebih berani mengambil tindakan untuk mencabut subsidi," kata Ketua Dewan Pembina HIPMI, Erwin Aksa di Jakarta, Minggu 4 November 2011.

Menurutnya, kebijakan pemerintah yang saat ini membatasi jatah-jatah BBM subsidi setiap wilayah mengakibatkan terjadinya kelangkaan BBM di sejumlah SPBU.

Dengan dicabutnya subsidi BBM ini, maka tidak akan ada lagi kelangkaan BBM dan justru akan menimbulkan kekuatan fiskal untuk membangun infrastruktur.

Dengan dibangunnya infrastruktur, maka akan terjadi efek berantai perekonomian yang juga didorong oleh sektor swasta. Kalau infrastruktur telah jadi, katanya, maka perekonomian akan berjalan dengan sendirinya.

Selain itu, dia mendorong agar pemerintah meningkatkan utang untuk pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur difokuskan untuk wilayah-wilayah yang tidak atau sedikit memiliki sumber daya alam (SDA).

"Untuk itu subisidi dicabut lalu dialihkan untuk anggaran pembangunan infrastruktur," tegas mantan Ketua umum HIPMI ini. (sj)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
cukup naikkan Rp 500 saja premiumnya. Itu juga sudah termasuk dgn korupsi+infrastruktur. jgn cabut semua.
Balas   • Laporkan
zauzi
05/12/2011
mikir tu pake otak jangan pake dengkul....setuju dengan bung pengky, seluruh masyarakat miskin di tanggung HIPMI....SANGGUP NGGAK??? NYIAPIN LAPANGAN KERJA YG MEMADAI, SANGGUP NGGAK??? NAIKAN GAJI BURUH 2X LIPAT SANGGUP NGGAK???
Balas   • Laporkan
pengky
05/12/2011
Saya setuju, tapi kalo pemulung, orang miskin hidupnya ditanggung HIPMI. orang miskin gmn mau maju, skrng aja sdh mandiri, miskin sendiri,(miskin sglnya, byr pajak PPN pula). Infrastrtr akn lbih byk dinikmati pengusaha, hati2 doanya org miskin.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru