BISNIS

BBM Naik, Menpera Hitung Kenaikan Harga Rumah

Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak kenaikan harga rumah.
Rabu, 7 Maret 2012
Oleh : Nur Farida AhniarBobby Andalan (Bali)
Ruman Murah Kemenpera

VIVAnews- Kementerian Perumahan Rakyat masih menghitung dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap harga rumah. Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak kenaikan harga rumah.

"Kita sudah hitung dari tahun sebelumnya, dari indeks juga. Berapa besarannya, masih dalam pembahasan. Yang pasti ada pengaruhnya," kata Menteri Perumahan Rakyat, Djan Farid saat memberi keterangan resmi pada acara Rapat Konsultasi Regional Kemenpera Tahun 2012, di Hotel Sanur Paradise, Denpasar, Rabu 7 Maret 2012.

Kendati begitu, ia belum berani memberikan estimasi seberapa besar dampak kenaikan BBM terhadap sektor perumahan. Sebabnya, ia menambahkan, dampak tersebut masih dalam proses penghitungan.

Ia menjelaskan langkah yang disiapkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga rumah yaitu dengan inovasi teknologi. Langkah itu yaitu memodifikasi rumah dengan bahan bangunan yang lebih simpel dan harga murah. "Kalau harganya murah dan penggunaan bahan bangunannya tak terlalu banyak, itu akan menjawab juga kenaikan-kenaikan harga," ujarnya.

Sementara itu, untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Farid juga mengaku akan mempertimbangkan faktor-faktor lain selain kenaikan harga BBM. "Faktor-faktor dan indikasi kenaikan, misalnya inflasi selain kenaikan harga BBM. Sehingga mengikuti harga pasar. Jangan sampai misalnya nanti harga pasar Rp80 juta, kita tetap Rp70 juta," ungkapnya.

TERKAIT
TERPOPULER