BISNIS

Hatta Rajasa: Kemarahan Dahlan Wajar

Jasa Marga tak boleh membiarkan gardu tutup saat jam sibuk hingga menimbulkan kemacetan.

ddd
Rabu, 21 Maret 2012, 14:57 Hadi Suprapto, Iwan Kurniawan
Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan
Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan (VIVAnews/ Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menilai tindakan Menteri Badan usaha Milik Negara Dahlan Iskan yang mengamuk di pintu tol Semanggi arah Slipi, Jakarta, masih dalam tahap wajar.

"Saya kira memang manusia bisa marah melihat ada gardu yang kosong," kata Hatta di Jakarta, Rabu 21 Maret 2012.

Menurut Hatta, yang terpenting Jasa Marga tak boleh membiarkan tutupnya gardu tol saat jam sibuk, sehingga menyebabkan antrean panjang. "Jangan sampai loket yang ada tidak bisa dilewati," katanya.

Indisen kemarahan Dahlan terjadi sekitar pukul 06.10 WIB, Selasa, 19 Maret, saat hendak berangkat rapat di kantor Garuda, Cengkareng. Antrean panjang terjadi di Pintu Tol Semanggi menuju Slipi.

Saat itu hanya satu loket manual dan satu otomatis yang buka. Dua loket lainnya tutup. Melihat itu, Dahlan langsung turun.

Dahlan masuk loket yang masih kosong dan membuang kursi yang ada di situ. Lalu, masuk loket satunya lagi, dan membuang kursinya juga. "Tidak ada gunanya kursi ini," kata Dahlan.

Sesaat kemudian, dia melihat antrean tambah panjang. Secara spontan, Menteri Negara BUMN yang membawahi PT Jasa Marga itu berinisiatif membuka sendiri penghalang di loket yang masih kosong. Dahlan lalu meloloskan mobil-mobil yang antre segera masuk secara gratis. (adi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
komisitiga
21/03/2012
Emang dia masih jadi Menteri? Emang itu menteri Urusan apa ya? Gak pernah denger beritanya.Kirain sudah gak di kabinet jilid II lagi. Ternyata masih ada ya.Wach negara pasti rugi bayar gaji menteri yg gak Jelaskerja
Balas   • Laporkan
kapolsek | 22/03/2012 | Laporkan
Like this...
arangrider
21/03/2012
sangat mungkin di pintu tol ada wartawan yang memang stanby menunggu berita... lagian mereka tentu juga tahu kalau hari tersebut ada menteri yang akan menuju ke kantor Garuda, jalur2 yang akan dilewati tentunya dipantau.
Balas   • Laporkan
tertata
21/03/2012
kameramennya koq bisa tau dan tepat waktu ya ? kalau bukan wartawan kenapa mau maunya menyebarkan beritanya ke media. siap siap pemuja si dahlan is kebakaran kumis. hohoho hehehe wkwkwkwk
Balas   • Laporkan
lepa | 22/03/2012 | Laporkan
duh katro banget gan... gaol dong... hri gini ngk tau CCTV
galihsa | 22/03/2012 | Laporkan
gan...gan.....rupanya ente kaum berpikiran negatip melulu.......ajur....
denny achmad | 21/03/2012 | Laporkan
Hahaha.. dia lupa klo skr ada teknologi namanya CCTV
Harus berani seperti Pak Mentri, mana nich pejabat lainnya ?pada penakut ya ? takut nggak bisa korupsi lagi, kalau Pak Dahlan sudah kaya, makanya tidak ada takutnya...SALUT buat Bapak.....
Balas   • Laporkan
kromo
21/03/2012
pak Menteri, mbesuk kalo mau marah ajak-ajak MenHub ke toll Merak
Balas   • Laporkan
Jelas aja marah, Menko aja anggapnya hal sbg kewajaran apalagi rakyat,,kurang ajar banget emang Jasa Marga..bikin macet.
Balas   • Laporkan
koberkobere
21/03/2012
semoga jasa marga tau diri dan bisa membenahi manajemen yang amburadul....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru