BISNIS

Alasan Sandiaga Uno Hidupkan Mandala

Maskapai penerbangan PT Mandala Airlines berhenti terbang sejak Januari 2011.

ddd
Kamis, 29 Maret 2012, 13:46 Antique, Ronito Kartika Suryani
Maskapai penerbangan Mandala Airlines berhenti terbang sejak Januari 2011.
Maskapai penerbangan Mandala Airlines berhenti terbang sejak Januari 2011. (www.antaraphoto.com)

VIVAnews - Pengusaha pemilik bisnis Saratoga, Sandiaga Uno mengungkapkan alasannya menghidupkan maskapai penerbangan PT Mandala Airlines yang berhenti terbang sejak Januari 2011.

"Saya mengawali ini dari sebuah mimpi. Melihat sahabat saya, kawan saya Pak Diono (Direktur Utama Mandala) dirundung masalah dengan maskapainya yang bagus," tutur dia saat ditemui dalam acara Relaunching Mandala Airlines di Bistro Boulevard, Jakarta, Kamis 29 Maret 2012

Namanya bagus, tambah Sandiaga, karena Mandala dekat di hari para konsumennya. "Sampai saat ini, banyak costumer yang loyal dan selalu bertanya kapan Mandala terbang lagi," ujarnya.

Dia berharap, agar Mandala yang dulu pernah jaya kembali berjaya lagi serta bisa dibanggakan. "Tentunya, kita ingin mengembalikan karya putra aset bangsa ini kembali menjadi maskapai yang bisa dibanggakan," kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga melihat bahwa pertumbuhan bisnis transportasi dan perjalanan tumbuh pesat dan cukup mengesankan. Bahkan, menurutnya, terminal satu Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah seperti terminal bis Kampung Rambutan.

"Diperkirakan, jumlah penumpang akan menembus 60 juta pada pada 2015 dan 75 juta pada 2020. Angka itu tentunya menjadi pasar untuk Mandala yang menggunakan konsep LCC (low cost carrier)," kata Sandiaga.

Apalagi, lanjut Sandiaga, ekonomi Indonesia terus bertumbuh dengan baik dan kelas menengah meningkat sebanya tujuh juta orang setiap tahun selama tujuh tahun terakhir menjadi 49 juta kelas menengah yang baru.

"Mereka lahir membutuhkan better health care, pendidikan yang lebih baik, dan juga mereka mulai melirik bagaimana travelling dan entertainment. Nah, ini yang kami harapkan kelas menengah untuk menjadi sumber pasar buat Mandala," ujarnya. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru