BISNIS

Tips Berinvestasi Saham untuk Pemula

Investor saham harus paham betul risikonya.

ddd
Jum'at, 13 April 2012, 11:40 Nur Farida Ahniar, Nina Rahayu
Ilustrasi bursa efek
Ilustrasi bursa efek (Antara/Fanny Octavianus)

VIVAnews - Berinvestasi di saham memang memberikan keuntungan besar sekaligus risiko yang besar pula. Karenanya investasi di saham lebih bagus kalau untuk tujuan jangka panjang.

Lalu bagaimana dengan investor pemula yang ingin mencoba berinvestasi di instrumen ini? President Director of PT Schroders Investment Management Michael Tjoajadi mengaanjurkan investor pemula melakukan penelitian terlebih dahulu sebelum terjun di dunia saham. Dalam proses tersebut, ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu waktu, skill dan informasi.

Masyarakat yang ingin terjun ke dunia saham memang harus paham betul soal risikonya. "Kalau tidak mengerti akan menjadi tekanan. Jadi memang yang diperlukan edukasi sebelum memilih," ujarnya di Jakarta, Jumat, 13 April 2012.

Untuk pemilihan kualitas saham yang baik, maka invesetor harus rajin mencari informasi. Caranya tak hanya melalui media, namun datang langsung ke perusahaan tersebut.

"Kita harus pintar memilih, saham mana yang kita ambil. Kan tidak lucu kalau kita pilih saham mahal tapi kualiatasnya jelek, selain itu kita juga pintar mau investasi saham atau hanya menjadi treader," ujarnya.

Untuk investasi saham dan obligasi memang lebih bagus untuk tujuan jangka panjang. Pembelian saham juga lebih bagus di saat harga murah karena harga itu akan naik secara jangka panjang. Sementara jika membeli saham di saat harga sedang tinggi, sebaiknya lebih berhati-hati karena harga itu bisa jatuh sewaktu-waktu. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru