BISNIS

Hatta Rajasa

Inflasi April, Bukti Kelas Menengah Meningkat

Ini menjadi indikator dari peningkatan pertumbuhan Indonesia.

ddd
Selasa, 1 Mei 2012, 21:37 Denny Armandhanu, R. Jihad Akbar
Menko Perekonomian Hatta Rajasa
Menko Perekonomian Hatta Rajasa (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa berpendapat inflasi pada bulan April menandakan adanya peningkatan jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia. Hal tersebut juga menjadi salah satu indikator dari peningkatan pertumbuhan Indonesia.
 
"Sekarang ini inflasi year on year 4,5 persen. Kita melihat kelas menengah baru tumbuhnya besar sekali dan mereka adalah pembeli. Mereka punya daya beli yang tinggi," kata Hatta, Selasa 1 Mei 2012.

Peningkatan kelas menengah tersebut, menurutnya, dapat terlihat dari bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia. "Sekarang sepeda motor sudah 8 juta unit, mobil hampir 900 ribu, makanan minuman juga meningkat, ini tercermin dari suplai yang meningkat," tambahnya.

Untuk itu menurut Hatta, Pemerintah dengan Bank Indonesia (BI) selalu meningkatkan koordinasi guna meredam dampak Inflasi dari fenomena tersebut. Sehingga ke depannya dikendalikan sesuai dengan asumsi yang telah ditetapkan.

Meskipun demikian, dirinya mengakui bahwa inflasi April ini dipengaruhi oleh ekspektasi kenaikan harga akibat kenaikan BBM yang batal April lalu. Karenanya, Hatta menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terhadap kebijakan pemerintah yang belum pasti.
 
"Yang harus dihindarkan adalah ekspektasi inflasi karena menganggap akan ada kenaikan BBM. Ini spekulasi yang tidak perlu, toh BBM tidak jadi naik," kata Hatta.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
rudy.prasetyo2
02/05/2012
INI TERMASUK MENTERI PENCITRAAN! KARENA MENURUT PBB ORANG MISKIN DI INDONESIA MASIH DIATAS 100 JUTA ORANG!! SEMENTARA YANG KAYA HANYA SEDIKIT TETAPI MENGUASAI HAMPIR SELURUH PENDAPATAN PERKAPITA MASYRAKAT, JADINYA JOMPLANG!!
Balas   • Laporkan
ooo1
02/05/2012
jumlah masyarakat kelas menengah memang meningkat sgt pesat,bahkan yg tertinggi di asia,TAPI apakah masyarakat kelas bawah juga sudah merasakan manfaat dari hal ini ???
Balas   • Laporkan
vivav77
02/05/2012
kelas menengah atas memang bertambah kekayaannya, tapi yg bawah masih tidur diemperan toko. Lihat aja malam2 masih banyak yg tidur dipinggir jalan atau tidur dibecak, yang rumahnya reot masih banyak. Pembangunan fokus saja pada kelas bawah.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru