BISNIS

Untung Rugi Kepemilikan Asing di Perbankan

Jumlah kepemilikan saham asing di perbankan sudah tidak wajar, sehingga perlu dibatasi.

ddd
Rabu, 2 Mei 2012, 10:48 Nur Farida Ahniar, Nina Rahayu
Ilustrasi perbankan asing.
Ilustrasi perbankan asing. (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Pengamat perbankan, Mirza Adityaswara, menilai kepemilikan asing di sektor perbankan sudah harus diwaspadai, karena jumlahnya yang terus meningkat. Dibanding negara lain, aturan kepemilikan asing di Indonesia paling liberal.

"Kami tidak anti asing, tapi faktanya Indonesia saat ini paling liberal dibanding negara lain dalam pemberian izin kepada perbankan milik asing," ujar Mirza kepada VIVAnews, Rabu, 2 Mei 2012.

Menurut dia, jumlah kepemilikan saham oleh asing di perbankan sudah tidak wajar, sehingga porsi itu perlu dibatasi. Selain itu, dominasi asing akan merugikan Indonesia. Karena, jika dalam kondisi krisis, perbankan Indonesia akan sangat bergantung kepada asing.

"Jika sistem perbankan di Indonesia mayoritas dikuasai asing, dalam situasi krisis, nasib ekonomi ditentukan oleh kantor pusat bank bank asing tersebut," ujarnya.

Mirza menjelaskan, dalam situasi krisis, kebijakan bank asing akan ditentukan oleh kantor pusatnya, sehingga dalam situasi krisis bisa menghentikan kredit di Indonesia. Jika negara tempat kantor pusat bank asing itu terkena krisis, misalnya di Amerika, Eropa, Singapura, Malaysia, kredit di Indonesia akan dikurangi oleh kantor pusat, karena bank itu harus memperbaiki neraca di kantor pusat.

"Pada akhirnya, masyarakat konsumen perbankan di Indonesia yang dirugikan," ujarnya.

Namun, jika dalam kondisi normal, perbankan di Indonesia akan lebih diuntungkan. Alasannya, produk kredit perbankan untuk masyarakat akan lebih banyak tersedia dan pilihan beragam.

Perbankan yang dimiliki asing telah mendominasi pangsa perbankan nasional. Hal itu terlihat dari aset, penghimpunan dana pihak ketiga, dan penyaluran kredit yang naik signifikan. Saat ini, jumlah bank asing 10 bank, bank campuran 14 bank, dan bank swasta nasional yang dimiliki asing 19 bank. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru