BBM Batal Naik, Ekonomi RI Membaik
ITB dan ITK adalah indikator kepercayaan pelaku bisnis terhadap perekonomian Tanah Air.
Petugas tengah mengisi bahan bakar bersubsidi di satu stasiun pengisian bahan bakar di Jakarta, beberapa waktu lalu. (VIVAnews/ Muhamad Solihin)
VIVAnews - Meski menyisakan sejumlah masalah, pembatalan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada April lalu sedikit membawa dampak positif pada perekonomian nasional. Pasalnya, keputusan tersebut memicu meningkatnya Indeks Tendensi Bisnis (ITB) dan Indeks Tendensi Konsumen (ITK).
"Prospek bisnis membaik karena faktor pembatalan kenaikan BBM, begitu pula konsumen," kata Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin, 7 Mei 2012.
Sementara itu dari sisi fiskal, pembatalan kenaikan harga BBM justru membuat anggaran subsidi bengkak hingga seperlima anggaran belanja pemerintah. Subsidi yang dianggarkan Rp225 triliun pada APBN-P 2012, bisa jebol ke Rp340 triliun jika tidak ada kenaikan harga atau pengendalian konsumsi.
Suryamin juga mengatakan, ITB pada triwulan II diperkirakan akan mencapai 107,86 dari 103,89 pada triwulan I. Peningkatan tersebut nantinya diperkirakan terjadi pada semua sektor dan pelaku usaha. "Peningkatan tertinggi terjadi di pengangkutan dan komunikasi di 111,11 dan terendah pada industri pengolahan 104,42," katanya.
Untuk ITK, lanjutnya, kepercayaan konsumen untuk membelanjakan penghasilannya pada triwulan II sebesar 108,34 atau meningkat dari triwulan I 106,54. Ini karena peningkatan pendapatan rumah tangga dan rendahnya pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan. "Membaiknya hampir terjadi di semua provinsi. Tertinggi di Jakarta 112,56 dan terendah Maluku Utara 104,93," ujar Suryamin.
Sebagai Informasi, ITB dan ITK adalah indikator kepercayaan pelaku bisnis maupun masyarakat sebagai konsumen terhadap perekonomian Tanah Air. Ambang batas baik atau tidaknya suatu indikator berada di angka 100.
Optimisme yang tercemin dari peningkatan ITB dan ITK juga bisa menjadi pemicu terjadinya peningkatan ekonomi pada kuartal II nanti. "Ini juga menjadi sinyal, tadi pebisnis juga sudah optimis," katanya.
- Info Momentum
- Efek Music Mozart Terhadap Kesehatan dan Kecerdasan
- Memori Otak Bisa Disimpan dalam Hardisk
- Misteri Kasus Frederick Valentich Diculik UFO
- Misteri Dibalik Uang Pecahan 20 Dollar Amerika
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Kisah Misteri Penyebab Kecelakaan di Gunung Lipan Kalimantan
- FOTO dan VIDEO : Darin Mumtazah Pelajar Cantik Simpanan Lutfi Hasan



