BISNIS

Hemat BBM, Astra Diminta Pasok Mobil Hybrid

Rencananya, besok pembahasan pembatasan BBM akan dilangsungkan di Istana Presiden.

ddd
Senin, 7 Mei 2012, 19:25 Syahid Latif, Alfin Toefler
Toyota Prius jadi mobil patroli polisi Berlin.
Toyota Prius jadi mobil patroli polisi Berlin. (Autoevolution)

VIVAnews - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkapkan pembahasan pengalihan penggunaan (konversi) bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), besok akan dilaksanakan di Istana Presiden.

Salah satu usulan yang diusung adalah pemerintah bakal menggandeng produsen otomotif PT Astra International Tbk untuk mendatangkan mobil hybrid ke Tanah Air.

"Itu akan segera kami terapkan. Ini semua besok akan diserahkan keputusannya di Istana," ujar Menteri ESDM, Jero Wacik, di Jakarta, Senin, 7 Mei 2012.

Wacik menjelaskan, alasan pemilihan Astra sebagai pihak yang diajak kerja sama dalam program konversi BBM ini, karena perusahaan tersebut menguasai hampir 60 persen pasar kendaraan di Tanah Air.

Menurut Wacik, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan kebijakan penghematan BBM, secara otomatis kendaraan dinas milik pemerintah akan beralih menggunakan Pertamax. Begitu pula angkutan yang diwajibkan mengalihkan BBM ke BBG.

"Pada Juni, kami akan lakukan itu berbarengan dengan yang lain," ujar Wacik. Dijadwalkan, program konversi dan pengalihan bahan bakar kendaraan pemerintah akan diawali di Jakarta, Jawa, dan Bali.

Sementara itu, untuk daerah lain, pemerintah mengakui sarana dan prasarana yang diperlukan masih belum memadai.

Terkait penghematan BBM, Wacik mengatakan, ketentuan baru tersebut rencananya dibuat dalam bentuk keputusan menteri. Nantinya, pemerintah akan mewajibkan setiap instansi pemerintah untuk mematikan lampu pada pukul 19.00 WIB. "Sekjen harus bertanggung jawab kalau listrik masih menyala," tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah bakal memberikan sanksi bagi lembaga yang tak menjalankan ketentuan penghematan energi. Rencananya, seluruh program penghematan tersebut akan diumumkan langsung oleh Presiden SBY. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
kapolsek
08/05/2012
Harusnya Astra sebagai perusahaan otomoif nasional terbesar berkenan investasi bangun pabrik mobnas hybrid atau listrik kerjasama dg LIPI dan sejumlah akedimisi ITB, UI, ITS yg sdh mampu bikin mobil listirk. Mengingat Astra selama ini sdh untung besar.
Balas   • Laporkan
rafimebel
07/05/2012
penghematan listrik okey lah, kalo kendaraan dinas milik pemerintah menggunakan Pertamax, yg harganya lebih dari 2x harga premium, berarti budget anggar tiap lembaga2 pemerintah jg bertambah, lebih boros lagi dong...
Balas   • Laporkan
pipin.aripinst
07/05/2012
harus diawali karena banyak pns yang asal hadir saja tidak mau kerja semoga sekarang dengan kejadian seperti ini PNS jadi rajin2
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru