BISNIS

JK: Insiden Sukhoi Jadi Pertimbangan Pebisnis

Jatuhnya Sukhoi di Gunung Salak tidak menyurutkan minat pembelian oleh maskapai Indonesia.

ddd
Minggu, 13 Mei 2012, 14:36 Antique, Dedy Priatmojo
Pesawat buatan Rusia ini telah mendapatkan izin untuk terbang di Indonesia.
Pesawat buatan Rusia ini telah mendapatkan izin untuk terbang di Indonesia. (REUTERS/sergeydolya.livejournal.com/Handout)

VIVAnews - Insiden jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 saat melakukan "Joy flight" di kawasan Gunung Salak, Bogor, tidak menyurutkan minat maskapai Indonesia membeli pesawat asal Rusia itu.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut menanggapi, masih layakkah Indonesia membeli pesawat Sukhoi Superjet 100 yang diklaim Rusia sebagai pesawat penumpang berteknologi canggih setelah insiden nahas itu.

"Ini kan masalah teknis teknologi, nanti belum diketahui sebabnya. Boeing juga ada kecelakaan, Airbus juga ada. Pesawat jatuh itu bisa karena teknis atau bisa karena manusia," kata JK di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu 13 Mei 2012.

Meski demikian, JK mengaku bahwa insiden ini akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi pelaku bisnis penerbangan di Indonesia untuk menggunakan pesawat Sukhoi SSJ-100 tersebut.

 "Ini kan b to b (business to business), pasti dipertimbangkan, karena menyangkut jiwa manusia dan bisnis," tuturnya.

Sebelumnya, PT Sky Aviation menyatakan bahwa perusahaan belum membatalkan rencana pembelian pesawat Sukhoi Superjet-100. Meski, di antara 45 korban tewas jatuhnya pesawat Sukhoi, yang paling banyak adalah awak Sky Aviation. Empat belas orang. Lengkapnya, buka tautan ini. (eh)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
protester
13/05/2012
tkut dimonopoli lg ma BOEING. hehehe bs kcewa kyk AIRBUS ne SUKHOI kl fktor teknis pnyebabnya.,
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru