IHSG Kembali Bercokol di Bawah 4.000
Bursa keuangan dunia masih terus dibayangi berbagai kabar negatif yang terus bermunculan.
Bursa keuangan dunia masih terus dibayangi berbagai kabar negatif yang terus bermunculan. (www.geckoandfly.com)
VIVAnews - Bursa keuangan dunia masih terus dibayangi berbagai kabar negatif yang terus bermunculan dan menepis harapan adanya pemulihan masalah krisis utang di kawasan Eropa segera teratasi.
Selain itu, liburan panjang di pekan ini turut memukul indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia.
IHSG dibuka turun ke level 4.002,09 pada perdagangan terakhir pekan ini, Rabu 16 Mei 2012, melanjutkan prapembukaan pagi tadi yang melemah 38,49 poin atau 0,95 persen di posisi 4.007,14.
Namun, selang tiga detik setelah transaksi berjalan, IHSG kembali bercokol di bawah level psikologisnya di 4.000 karena turun 46,68 atau 1,15 persen ke level 3.998,96.
Menurut analis PT BNI Securities, Viviet S Putri, pertentangan yang terjadi di parlemen Yunani akhir-akhir ini masih meningkatkan kekhawatiran para investor pasar modal karena partai koalisi saat ini menolak menerima berbagai persyaratan untuk menerima dana talangan yang diharapkan dapat menolong kejatuhan negara tersebut.
"Hal ini semakin meningkatkan spekulasi keluarnya Yunani dari Uni Eropa," kata dia dalam risetnya kepada VIVAnews.
Di samping itu, data ekonomi di negara kawasan Eropa yang kurang mendukung, seperti rilis data PDB terakhir yang menunjukkan Italia turun 0,8 persen. Begitu pula, dengan PDB Yunani dan Perancis yang tidak menunjukkan adanya pertumbuhan seperti yang diharapkan.
"Kabar negatif lain juga berhembus di kawasan regional Asia, di mana berdasarkan data Kementerian Perdagangan China bahwa FDI (Foreign Direct Investement) terus turun dan pada April turun sebesar 0,7 persen menjadi sebesar US$8,4 milliar," ujar Viviet.
Selain itu, Viviet mengaku bahwa turunnya transaksi perdagangan di dalam negeri menjelang libur panjang turut mendorong pelemahan IHSG hari ini. "Indek akan bergerak di kisaran 4.000?4.070," jelasnya.
Sementara itu, tercatat, indeks Dow Jones kembali jatuh 0,50 persen ke level 12.632 pada akhir transaksinya kemarin. Begitu pula, indeks Standard & Poor's 500 yang turun 0,57 persen di posisi 1.330.
Pasar saham Asia pagi ini juga melemah. Lengkapnya, silakan buka tautan ini.
-
Heboh Insiden Celana Dalam Seleb Cantik Dunia (I)
-
Cetak Gol, Ronaldinho Lempar "Granat" ke Suporter
-
Starting XI Pemain Termahal Dalam Sejarah Sepakbola
-
Mantan Selingkuhan Lampard Kapok Tidur dengan Selebriti
-
Cinta Segitiga Mourinho Berakhir Damai
-
Heboh Insiden Celana Dalam Seleb Cantik Hollywood (II)
- Info Momentum
- Misteri Puzzle yang Menyelimuti Antartica
- Tehnik Manusia Terbang dalam Pembuatan Piramida Mesir
- Rahasia Illuminati dalam Uang Rp.10ribu Indonesia
- Orang Aceh Misterius yang Menembak Jend. Kohler pada Zaman Penjajahan
- Misteri Hilangnya 13 Aktifis Menjelang Reformasi
- FOTO dan VIDEO: Festival Olahraga Gulat Gambia
- VIDEO: Behind The Scene Baby Julius di Popular


