BISNIS

PLN Ekspor Listrik ke Malaysia, Ini Alasannya

5.000 MW listrik dari pembangkit gas Malaysia hilang karena kekurangan pasokan gas.

ddd
Senin, 21 Mei 2012, 09:02 Hadi Suprapto, Iwan Kurniawan
Direktur Utama PLN Nur Pamudji
Direktur Utama PLN Nur Pamudji (VIVAnews/ Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - PT PLN (Persero) berencana ekspor listrik ke Malaysia mulai 2017. Malaysia mengalami kekurangan pasokan listrik hingga 5.000 megawatt, sehingga perlu mengimpor listrik dari Indonesia.

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, menjelaskan saat ini terdapat 5.000 MW listrik dari pembangkit listrik gas di Malaysia yang hilang karena terjadinya penurunan pasokan gas.

Menurut dia, Malaysia sekarang ini sedang menderita listrik. Pembangkit listrik tenaga gas yang totalnya 12.000 MW, tiba-tiba 5.000 MW di antaranya tak bisa beroperasi karena pasokan gasnya kurang. "Sumurnya sudah habis, tiba-tiba habis, empat tahun habis lebih awal," kata Nur Pamudji saat berkunjung ke redaksi VIVAnews, pekan lalu.

Ia menjelaskan perwakilan Malaysia telah datang ke PLN untuk mengimpor listrik. "Ini langsung kami sambut, ekspor listrik kan bagus sekali," katanya.

Nur menjelaskan ekspor listrik ini baru akan terealisasi pada 2017 mendatang, namun harus disiapkan dari sekarang. Kontrak perjanjian jual-beli harus selesai tahun ini juga agar ekspor listrik dapat terealisasi.

"Kontrak itu jangkanya empat tahun untuk merealisasikan ekspor listrik dalam jumlah besar," ujar Nur. (ren)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
sethya51
22/05/2012
country destroyer, kalo kita berkecukupan ya silakan ekspor juga asalkan hasilnya utk rakyat juga. tp kita aja masih gelap ko mw jual ke tetangga sih
Balas   • Laporkan
cohart
22/05/2012
Penuhi dulu dong listrik dalam negrinya pak .. Kalau sudah terpenuhi dan memang situasi dan kondisi memungkinkan ya silahkan saja .. tapi TANYA TERLEBIH DAHULU TANGGAPAN RAKYAT Salam Damai INDONESIAKU
Balas   • Laporkan
hankpusakh
21/05/2012
indonesia saja masih jauh dari cukup kok ekspor??? trus tolong pak masa pasang baru saja makan waktu 6 bulan belum juga dipasang padahal uang sudah di setor? Gimana PLN?
Balas   • Laporkan
hankpusakh | 21/05/2012 | Laporkan
Direktur Utama PLN Nur Pamudji.... tolong kami sudah setor uangnya tapi belum juga dipasang Listriknya! sudah 6 bulan bung!
setiaki
21/05/2012
LHA WONG KEBUTUHAN LISTRIK NASIONAL MASIH KURANG KOK MAU EKSPOR ? EMANG SIH BANYAK MENTAL MAKELAR DI SEKITAR KITA, MANA YANG MENGUNTUNGKAN ITU YANG DIAMBIL !
Balas   • Laporkan
djaja3
21/05/2012
Emangnya kita telah kelebihan produksi listrik ya? Klo Malaysia punya kebutuhan gas alam, knapa bukan gas alam yg kita jual? Gas alam kita kan berlimpah.
Balas   • Laporkan
kapolsek | 21/05/2012 | Laporkan
Jangan mas gas alam kita juga butuh buat industri pupuk, semen, tekstil, dll. Ini pelajaran berharga buat kita jgn terlena dg cadagan gas yg banyak akn habis jg.
rpg7
21/05/2012
wah tumben pemerintah cerdik mau ngejual listrik daripada dicuri ama malingnesia ya ??? Cm sayangnya tetap belum cerdik memenuhi listrik dalam negri
Balas   • Laporkan
kapolsek | 21/05/2012 | Laporkan
Betul setuju, harusnya pemerintah lbh konsen dg kebutuhan listrik dlm negeri. Apalagi kl jadi konversi BBM ke gas alam pasi kebutuhan meningkat. Skrg aja gas
aven.khafshah
21/05/2012
benci...benci...benci....tolong lah melek gitu...rakyat aja suruh hemat listrik, e,,,,malah di bawa2 ke negara g jelas ntu....parah...parah...parah.... wes ah....pemerintahnya tangkap buang ke malaysia aja,,,,kalo masih mentingin tuh negara...
Balas   • Laporkan
ujangaja
21/05/2012
beggghhh.,., dasar pemerintah!!! pura2 buta ya???? LIHAT INDONESIA MASIH BANYAK YANG KEKURANGAN LISTRIKKK.!!!
Balas   • Laporkan
aven.khafshah | 21/05/2012 | Laporkan
betul banged...sakit ati sumpah....
satodra
21/05/2012
Rakyat Indonesia masih kekurangan Listrik, masih banyak daerah2 yang belum menikmati listrik. semakin lama pejabat2 kita semakin pulas tertidur dan bermimpi di Negara Orang
Balas   • Laporkan
kenapa malingsia selalu berhasil mengerjai indonesia? salah satu penyebabnya karena tidak adanya nasionalisme seperti nur pamudji ini..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru