Obligasi, Cocok untuk Investasi Jangka Pendek
Memilih produk investasi juga harus disesuaikan dengan waktu dan kebutuhan dari nasabah.
Ilustrasi Obligasi (www.sharemarketbasics.com)
VIVAnews- Reksadana menjadi alternatif menarik bagi masyarakat untuk berinvestasi. Alasannya reksadana dikelola secara profesional oleh manajer investasi.
Direktur PT Frist State Investments Indonesia Hazrina Dewi mengatakan hal utama yang harus diperhatikan dalam berinvestasi asuransi adalah mengenai penempatan aset dalam investasi.
"Jadi hal utama bukan hanya soal waktu dan likuiditas, tapi juga penempatan dari aset investasi itu sendiri," kata Hazrina dalam peluncuran produk WanaArtha Life,di Jakarta, Senin 21 Mei 2012.
Menurutnya untuk memilih produk investasi juga harus disesuaikan dengan waktu dan kebutuhan dari nasabah. Untuk investasi jangka pendek, sebaiknya ditaruh obligasi atau reksadana pendapatan tetap. Jika untuk jangka panjang, maka investasi dengan instrumen saham lebih baik.
"Untuk pemula saya menyarankan reksadana, karena sudah di kelola secara profesional. Perhatikan juga siapa manajer investasinya," ujarnya. (eh)
- Info Momentum
- Mengungkap Dua Pesan Crop Formation dari Alien di Inggris
- Kisah Wanita Bersandal Mawar Merah dari Mesir
- Rahasia Illuminati dalam Uang Rp.10ribu Indonesia
- Gilles de Rais, Legenda Pembunuh Berantai Awal Modern
- Misteri: Kasus Kematian Peragawati Dietje di Era 80an
- VIDEO: Kemunculan Cahaya Misterius Di Atas Kubah Masjidil Aqsa
- FOTO: Mariachi, Offroader Wanita Dengan Skill Super



