BISNIS

Borneo Jajaki Obligasi Rp4,6 Triliun

"Saat ini, kami masih pelajari untuk keluarkan bond. Karena saat ini, bond lebih murah."

ddd
Senin, 21 Mei 2012, 16:00 Antique, Sukirno
Borneo Lumbung Energi berencana mengeluarkan obligasi (bond) sebesar US$500 juta atau sekitar Rp4,6 triliun.
Borneo Lumbung Energi berencana mengeluarkan obligasi (bond) sebesar US$500 juta atau sekitar Rp4,6 triliun. (REUTERS/David Stanway)

VIVAnews - PT Borneo Lumbung Energi Tbk menjajaki rencana untuk mengeluarkan obligasi global senilai US$500 juta atau sekitar Rp4,6 triliun.

"Saat ini, kami masih pelajari untuk keluarkan bond. Karena, saat ini, penerbitan bond lebih murah," kata Presiden Direktur Borneo Lumbung Energi, Alexander Ramlie, saat ditemui di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta, Senin 21 Mei 2012.

Alexander menuturkan, dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk mengurangi pinjaman atau utang perseroan kepada Standard Chartered Bank senilai US$1 miliar. "Nilai bond-nya, ya kira-kira setengah dari pinjaman tersebut," ungkapnya.

Obligasi yang akan dikeluarkan perusahaan tambang batu bara ini berdenominasi dolar, karena pendapatan perusahaan dalam mata uang Amerika Serikat.

Sebagai informasi, pinjaman yang dimiliki Borneo ini terjadi saat perusahaan membeli saham di Bumi Plc dari PT Bakrie & Brothers Tbk sebesar 23,8 persen.

Kendati demikian, Alexander menegaskan bahwa surat utang tersebut tidak akan dikeluarkan tahun ini.(art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru