Baru Lima Perusahan Dapat Izin Ekspor Tambang
Ada 15 perusahaan lagi mengajukan izin. Eksportir diminta secepatnya meminta rekomendasi.
Kegiatan Tambang (www.warwick.ac.uk)
VIVAnews - Hingga kini baru lima perusahaan yang mendapatkan izin ekspor barang tambang mineral sesuai dengan peraturan baru. Aturan yang ditetapkan pemerintah Mei ini mengenakan bea keluar sebesar 20 persen.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri dari Kementerian Perdagangan, Deddy Saleh, mengaku sudah menerima permohonan 15 perusahaan. Itu hasil dari rekomendasi Kementerian ESDM untuk melakukan ekspor tersebut.
"Untuk itu, kita mengimbau para eksportir secepatnya meminta rekomendasi," kata Deddy di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis, 24 Mei 2012.
Sementara itu Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Thamrin Sihite, mengungkapkan saat ini pihaknya sedang mengevaluasi perusahaan yang mengajukan perizinan ekspor mineral tersebut khusus untuk perusahaan yang ingin mengembangkan hilirisasi sektor tersebut.
"Apakah ini niatnya membangun smelter atau tidak," kata Thamrin.
Dia juga mengatakan antusiasme perusahaan tambang mineral untuk membangun smelter (pabrik pengolahan/pemurnian) sangat tinggi sejak tersiar kabar akan diterbitkannya aturan baru. Sudah ada tujuh perusahaan yang memiliki smelter.
Namun dengan adanya peraturan ini, minat perusahaan tersebut meroket hingga ada permohonan sebanyak 126 perusahaan yang ingin membangun tempet pemurnian mineral.
Pertimbangan itu didasari ketersediaan sumber daya alam yang ada. Apakah dengan membangun industri pengolahan sebanyak itu, nilai tambahnya akan semakin meningkat.
"Kemudian, lagi-lagi izinnya kan banyak dilakukan oleh pemda, jadi banyak yang tidak masuk ke kita, makanya harus dikaji," katanya. (ren)
- Info Momentum
- Misteri Puzzle yang Menyelimuti Antartica
- Tehnik Manusia Terbang dalam Pembuatan Piramida Mesir
- Rahasia Illuminati dalam Uang Rp.10ribu Indonesia
- Orang Aceh Misterius yang Menembak Jend. Kohler pada Zaman Penjajahan
- Misteri Hilangnya 13 Aktifis Menjelang Reformasi
- FOTO dan VIDEO: Festival Olahraga Gulat Gambia
- VIDEO: Behind The Scene Baby Julius di Popular


