BISNIS

Modus Penyelewengan Anggaran Dinas Versi BPK

"Jadi sebaik apa pun sistem kalau ada kolusi maka akan rusak."

ddd
Selasa, 29 Mei 2012, 13:43 Syahid Latif, Nina Rahayu
Pegawai Negeri Sipil di Depok.
Pegawai Negeri Sipil di Depok. (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hasan Bisri, mengungkapkan, modus penyelewenangan anggaran belanja dinas pegawai negeri sipil (PNS) yang makin canggih dilakukan mulai dari pemalsuan berkas kwitansi hingga berkas perjalanan.

"Jadi, sebaik apa pun sistem, kalau ada kolusi, maka akan rusak," kata Hasan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa 29 Mei 2012.

Hasan menjelaskan, perjalanan dinas PNS seharusnya memperoleh legalisasi dari pejabat di daerah tujuan. Begitu pula untuk tiket, boarding pass, dan tagihan hotel. Namun diduga, terdapat pihak-pihak yang bisa menjual berkas itu dan seluruhnya palsu.

Dia mengungkapkan, penyelewengan anggaran perjalanan dinas itu bisa terjadi di lembaga besar maupun kecil. Sayangnya, Hasan enggan membeberkan institusi tersebut untuk menghindari munculnya polemik.

"Kami melakukan penelitian dengan cara sampling. Oleh karena itu, saya tidak sebut yang mana. Tahun sebelumnya menurun, ini artinya bahwa semakin baik dari tahun ke tahun," tegasnya.

Meski motif mulai beragam, BPK mengakui jumlah penyelewengan perjalanan dinas mulai menurun dibandingkan 2010.

Ke depan, dengan adanya temuan penyelewengan perjalanan dinas, maka diharapkan akan memberikan efek jera kepada pengawai kementerian terkait.

"Harapan kami, setelah menemukan berkas dan diberikan sanksi, penguji akan memberikan pengujian secara aktif, dan pengawas internal pun dapat menjadi filter penguji," tambahnya. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
yayak94
08/06/2012
dibawah rejim SBY manipulasi tumbuh sumbur, coba cek harta tak bergerak istana Cikeas yg cuma diaku Rp 7 M.
Balas   • Laporkan
irwan.kyoto
29/05/2012
Apakah BPK sendiri sudah merasa 'BERSIH dan TRANSPARAN' dalam penggunaan anggaran negara..?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com