Malaysia Bersaing Rebut Pasar Ritel RI
Indonesia menjadi salah satu negara incaran perusahaan Malaysia itu.
Peritel Malaysia Gencar Ekspansi di Indonesia (www.centro.co.id)
VIVAnews - Perusahaan ritel asal Malaysia, Parkson Retail Asia Limited, yang juga pengelola department store di Asia Tenggara, siap menggempur pasar Indonesia. Pertumbuhan kelas menengah dan ekonomi Indonesia yang stabil memicu tingginya persaingan bisnis di pusat perbelanjaan.
Group Managing Director and Executive Director Parkson Retail Asia, Datuk Alfred Cheng, mengatakan, Indonesia menjadi salah satu negara incaran perusahaan asal Malaysia itu. Sebelum di Indonesia, Parkson beroperasi di Malaysia, Vietnam, dan China.
Alfred menuturkan, Parkson mengincar konsumen kelas menengah atas di Indonesia. Sementara itu, untuk pasar kelas menengah, perseroan memiliki Centro Department Store yang lebih dulu eksis.
"Kami memilih Indonesia, di mana konsumsi dalam negeri meningkat dengan pertumbuhan kelas atas. Indonesia juga memiliki populasi yang cukup banyak," kata Alfred ketika ditemui usai penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Lippo Karawaci, di St Moritz, Kawasan CBD Puri Indah, Jakarta, Rabu 30 Mei 2012.
Perusahaan siap membangun maksimal dua gerai Parkson per tahun di Indonesia. Dengan strategi ganda, Centro juga akan dikembangkan di berbagai wilayah, khususnya Jakarta, Medan, dan Surabaya.
"Kami targetkan menghadirkan gerai-gerai baru. Melalui dua brand, Parkson sekitar satu atau dua gerai per tahun. Sedangkan Centro akan hadir 4-5 gerai per tahun," ungkapnya.
Parkson Department Store akan hadir perdana di St. Moritz pada September 2013. Perseroan berkomitmen menjual brand ternama selama 20 tahun mendatang. Parkson juga menyepakati investasi US$4-5 juta dalam jangka panjang di St. Moritz.
"Kami percaya middle class terus tumbuh, hingga kami berani masuk ke Indonesia," kata dia.
Parkson Retail Asia Limited kini memiliki 53 gerai di Asia dan tersebar di Malaysia, Vietnam hingga China. Perusahaan yang berdiri sejak 1987 ini mencatat penjualan US$600 juta pada 2009 dan tumbuh menjadi US$852 juta pada 2011.
"Kami terus memperluas jaringan toko di Asia Tenggara, di mana kami lihat pasar dengan potensi terbesar," tegasnya.
Sementara itu, Parkson Retail Asia Limited adalah perusahaan yang tercatat di bursa saham Singapore Exchange Mainboard (SGX-ST) pada 3 November 2011. Perseroan menjual saham perdana melalui initial public offering (IPO) sebanyak 147 juta saham. (art)
-
Belasan RS Mundur dari Program KJS Andalan Jokowi. Ada Apa?
-
Ternyata Madrid Sudah Siapkan Bus Parade Copa del Rey
-
10 Gol Tercipta di Laga Perpisahan Ferguson
-
Milan Lolos ke Liga Champions Secara Dramatis
-
Manchester City Perpanjang Daftar "Invasi" Klub Eropa ke Indonesia
-
Rekapitulasi Lengkap Premier League Musim Ini
- Info Momentum
- Misteri Persamaan Kasus Pembunuhan Mary Ashford dan Barbara Forrest
- Corpse Candle, Menguak Misteri Lilin Kematian
- Misteri Dimensi Pararel di Segitiga Bennington
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- 5 Pasangan Ayah dan Anak Menjadi Presiden
- Join [Game] Team A vs Team B
- FOTO Kegiatan Harian Pesumo di Jepang



