Bailout Spanyol, Bursa RI dan Asia Terangkat
Indeks bursa RI sudah menguat 50 poin pada menit awal transaksi.
Bursa Asia dan domestik menguat di awal transaksi. (ANTARA/Prasetyo Utomo)
VIVAnews - Pasar saham di Asia dibuka menguat pada awal transaksi Senin 11 Juni 2012. Penguatan indeks sejumlah saham di bursa Asia itu tertopang rencana penyelamatan bank-bank di Spanyol, yang kini menjadi sumber kecemasan keuangan global.
Di bursa Jepang, indeks Nikkei naik 1,9 persen menjadi 8.619,23 di menit awal perdagangan. Sementara itu, indeks Kospi di bursa Korea Selatan terangkat 1,5 persen.
Dikutip dari marketwatch.com, potensi keuntungan di sejumlah bursa global dan Asia hari ini terdorong oleh mulai meredanya kegelisahan di Eropa, setelah Menteri Keuangan Spanyol, Luis de Guindos, mengatakan negara itu sedang mencari pinjaman Uni Eropa senilai 100 miliar euro atau setara US$125 miliar.
Pinjaman yang akan digunakan untuk membantu sektor perbankan negara itu pun akhirnya disepakati untuk diberikan oleh para menteri keuangan Eropa.
"Ini merupakan langkah besar untuk mencegah penyebaran (dampak krisis)," kata Tim Speiss, analis dari perusahaan penasihat keuangan EisnerAmpers di New York, AS, seperti dikutip laman Reuters, Senin, 11 Juni 2012.
Suntikan modal yang diberikan kepada Spanyol termasuk mengejutkan. Hal itu diyakini bisa menyingkirkan awan hitam yang selama ini menaungi pasar keuangan Eropa.
Pergerakan positif di pasar saham Asia itu juga terpicu penguatan di bursa AS, Jumat lalu, ketika indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,8 persen dan Nasdaq terangkat 1 persen.
Tak hanya Asia, bursa domestik pagi ini juga menguat di awal perdagangannya. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI terangkat 50 poin ke posisi 3.875 pada 3 menit pertama transaksi.
Sementara itu, mata uang euro siap untuk melakukan reli harian terbesar terhadap dolar AS dalam hampir delapan bulan terakhir pada Senin ini. Penguatan euro terpicu sentimen positif pemberian bantuan untuk perbankan Spanyol .
Para menteri keuangan negara zona euro telah memutuskan untuk meminjamkan dana hingga 100 miliar euro atau setara US$125 miliar, untuk meyakinkan investor. Dana bantuan itu juga untuk mencegah ancaman keterpurukan bank di Spanyol di tengah ancaman krisis Yunani.
Euro menguat satu persen ke level tertingginya sejak 23 Mei di posisi US$1,2643. Level euro di awal sesi hari ini sebesar US$1,2672 menarik euro dari posisi terendah dua tahun terakhir di posisi US$1,2288 yang dicatat pada awal bulan ini. (umi)
-
Belasan RS Mundur dari Program KJS Andalan Jokowi. Ada Apa?
-
Ternyata Madrid Sudah Siapkan Bus Parade Copa del Rey
-
10 Gol Tercipta di Laga Perpisahan Ferguson
-
Manchester City Perpanjang Daftar "Invasi" Klub Eropa ke Indonesia
-
Milan Lolos ke Liga Champions Secara Dramatis
-
Rekapitulasi Lengkap Premier League Musim Ini
- Info Momentum
- Misteri Persamaan Kasus Pembunuhan Mary Ashford dan Barbara Forrest
- Corpse Candle, Menguak Misteri Lilin Kematian
- Misteri Dimensi Pararel di Segitiga Bennington
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- 5 Pasangan Ayah dan Anak Menjadi Presiden
- Join [Game] Team A vs Team B
- FOTO: Janet G Travell, Dokter Wanita Pertama Presiden AS



