BISNIS

Investor Lokal Didorong Tambah Saham di Bursa

Kepemilikan saham oleh asing mencapai 58 persen dari total saham.

ddd
Selasa, 12 Juni 2012, 12:54 Nur Farida Ahniar, Sukirno
Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia (VIVAnews/Ikhwan Yanuar )

VIVAnews - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito, mendorong investor lokal meningkatkan kepemilikan sahamnya di pasar modal. Semakin banyak investor lokal akan membuat likuiditas bursa semakin baik.

Menurut dia, saat ini kepemilikan saham oleh asing mencapai 58 persen dari total saham. Namun, secara aktivitas perdagangan sehari-hari, investor domestik mendominasi 56 persen perdagangan dibanding asing yang mencapai 44 persen.

Data perdagangan itu sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 64,5 persen dilakukan investor lokal dan investor asing 35,5 persen. "Kami berharap ke depan investor domestik mampu menjaga likuiditas," ujar Ito di kantor BEI, Jakarta, Selasa 12 Juni 2012.

Peningkatan investor domestik menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Kedatangan investor asing tak bisa ditolak, karena memiliki peranan penting. Sejak 2006, investor asing tak pernah meninggalkan pasar modal Indonesia.

Menurut dia, berdasarkan data statistik BEI, investor asing terus menambah kepemilikannya. "Meski terkadang keluar masuk, investor asing juga ingin menjaga likuiditas. Kami berharap investor domestik semakin bergairah untuk melakukan perdagangan di BEI," ujarnya.

Pioneer, CIMB Terbitkan IDX30
Sementara itu, PT CIMB-Principal Asset Management bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia meluncurkan penggunaan indeks IDX30. Ito menuturkan, IDX30 dibuat karena permintaan fund manager untuk mereplikasi saham-saham penopang indeks harga saham gabungan (IHSG).

Dengan IDX30 ini, industri reksa dana dan pasar modal Indonesia lebih menarik, sehingga dapat meningkatkan investor lokal. "Kami berharap, industri reksa dana, terutama reksa dana domestik menjadi penopang," ujar Ito.

Direktur CIMB Principal Asset Management, Reita Farianti, mengatakan, indeks IDX30 merupakan kumpulan saham unggulan yang konstituennya merupakan bagian dari indeks LQ45. Indeks IDX30 tersebut dapat menjadi acuan untuk berinvestasi pada saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi besar. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com