BISNIS

BI Antisipasi Hasil Pemilu Yunani

Selama sebulan terakhir, BI telah melakukan stabilitas dan menambah pasokan valas.

ddd
Jum'at, 15 Juni 2012, 16:43 Nur Farida Ahniar, Nina Rahayu
Bank Indonesia
Bank Indonesia (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Bank Indonesia telah mengantisipasi kemungkinan dampak hasil pemilihan umum Yunani yang digelar 17 Juni mendatang. Otoritas moneter selama sebulan terakhir telah melakukan stabilitas dan menambah pasokan valas.

"Pasokan valas ini lebih tinggi dibanding sebelumnya," ujar Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Jumat 15 Juni 2012.

Perry menilai skenario Yunani keluar atau tidak dari zona euro sudah ditunggu dunia. Jika pemilu pada minggu nanti Yunani setuju bertahan, maka hal utama yang harus dibahas adalah bagaimana kelanjutan pendanaannya. Sedangkan untuk  menerbitkan obligasi euro, Yunani harus tunduk pada upaya penghematan besar-besaran. "Persepsi risiko sangat negatif," ujarnya.

Seluruh belahan dunia tidak berharap Yunani ke luar dari zona euro. BI pun berharap akan ada resolusi di Euro. Karena dampak globalnya akan lebih kecil jika Yunani tetap di zona euro.

Seperti  yang dilansir dari Reuters, bank sentral utama siap mengambil langkah stabilisasi pasar - jika diperlukan- dengan menyediakan likuiditas dan mencegah tekanan kredit setelah pemilu Yunani, Minggu. Pertemuan pemimpin negara G-20 sendiri akan dilakukan di Meksiko pekan depan. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru