BISNIS

Perusahaan China Investasi Smelter US$1,5 M

Investasi itu tindak lanjut dari aturan larangan ekspor tambang mentah

ddd
Kamis, 21 Juni 2012, 18:43 Nur Farida Ahniar, Iwan Kurniawan
Ilustrasi kegiatan tambang
Ilustrasi kegiatan tambang (www.warwick.ac.uk)

VIVAnews - Perusahaan tambang asal China, China Nickel Resources Co.Ltd akan berinvestasi di Indonesia dengan membangun pabrik pengolahan bijih besi dan nikel senilai US$1,5 miliar di Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik setelah bertemu mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris. Fahmi yang menjadi komisaris independen PT Batulicin Steel, yang 61 persen sahamnya dimiliki oleh China Nickel Resources.

"Perusahaan itu akan berinvestasi sebesar US$1,5 miliar dimana tahap pertama mereka akan investasi sebesar US$600 juta," kata Wacik di Jakarta, Kamis 21 Juni 2012.

Wacik menyatakan ground breaking pabrik pengolahan akan dilakukan pada 4 Juli 2012 mendatang. Ia berharap pada 2014 mendatang smelter bijih besi dan nikel tersebut sudah dapat beroperasi.

China Nickel Resources Co Ltd merupakan perusahaan pertambangan asal China yang terdaftar di Bursa Hong Kong. Pada Oktober 2011 lalu perseroan mengakusisi  tambang nikel-bijih besi milik PT Yiwan Mining di Kalimantan Selatan senilai Rp2,3 triliun.

Selain itu beberapa waktu lalu Jero Wacik juga telah menerima Investor asal China, GCL-Poly Energy Holdings Limited yang tengah menjajaki pembangunan pabrik pengolahan (smelter) tambang bijih nikel. "Lokasinya masih dicari antara Kalimantan Timur atau Sulawesi," katanya.

Wacik mengatakan pembangunan "smelter" tersebut merupakan tindak lanjut amanat UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang melarang ekspor bahan tambang mentah mulai 2014.

Sementara itu Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Kardaya Warnika menjelaskan untuk membangun smelter tersebut, membutuhkan kapasitas listrik yang cukup besar, yaitu hingga 3.000 MW.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru