BISNIS

Suntik Dana ke IMF, Indonesia Pikir-pikir

IMF membutuhkan tambahan dana sebesar US$430 miliar.

ddd
Selasa, 26 Juni 2012, 17:15 Syahid Latif, R. Jihad Akbar
Suasana Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia 2012
Suasana Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia 2012 (REUTERS/Jonathan Ernst)

VIVAnews - Pemerintah Indonesia masih bimbang dalam mengabulkan permintaan penambahan modal yang diajukan Dana Moneter Internasional (IMF) kepada negara-negara pendonornya sebesar US$430 miliar.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, pada forum negara G-20 pekan lalu, Indonesia telah meminta waktu kepada IMF untuk membahas permintaan suntikan dana tersebut di internal pemerintahan.

"(Suntikan dana) itu sudah berjalan sesuai dengan komitmen pimpinan G-20," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Selasa 26 Juni 2012.

Menurut Agus, penambahan modal yang ke-14 tersebut diperlukan guna menyehatkan lembaga keuangan tersebut. Dana yang kuat diharapkan bisa membuat IMF terus fokus dalam upaya pemulihan krisis di kawasan Eropa.

Meski demikian, pemerintah Indonesia menegaskan tidak bisa langsung mengabulkan permintaan tambahan dana itu. Alasannya, permintaan itu harus disesuaikan dengan kemampuan negara pendonor serta prioritas-prioritas yang sedang dilakukan.

"Ini yang akan diselesaikan proses internalnya di Indonesia," ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, negara G-20 sepakat untuk menyelesaikan seluruh komitmen tambahan dana ke-14 tersebut paling lambat saat pelaksanaan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia 2012 pada Oktober mendatang di Tokyo, Jepang. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
alhamdulillah.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru