Churchill Gugat SBY, Ini Kata Menhut
Sudah membor, sudah jual saham, tapi tanpa izin masuk kawasan hutan.
Ilustrasi pertambangan
VIVAnews - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan perusahaan tambang multinasional, Churchill Mining Plc tidak pernah terdaftar dan memiliki izin untuk melakukan eksplorasi di hutan produksi di wilayah Kutai Timur.
Zulkifli menjelaskan Churchill tidak terdaftar di Kementerian Kehutanan, yang ada adalah perusahaan Ridlatama di mana 75 persen sahamnya dimiliki oleh Churchill. "Ridlatama eksplorasi di Kutai Timur terbukti tanpa izin," katanya saat ditemui di Kementerian Kehutanan, Rabu 4 Juli 2012.
Menurutnya, Ridlatama telah melakukan eksplorasi di hutan produksi. Bahkan hasil ekplorasi Ridlatama telah diumumkan dan sahamnya telah dijual kepada perusahaan pertambangan asal Inggris, Churchill. Sayangnya Ridlatama tidak pernah mengurus izin untuk masuk melakukan eksplorasi di kawasan hutan.
"Kami tidak urus izin tambang tapi izin masuk hutannya. Terbukti di kawasan hutan, sudah membor bahkan sudah diumumkan hasilnya, sudah jual saham, tapi tanpa izin masuk kawasan hutan," katanya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus berhadapan dengan Churchill Mining Plc di pengadilan arbitrase internasional, menyusul pencabutan izin usaha pertambangan oleh Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur. Churchill saat ini tengah menggarap proyek batu bara The East Kutai Coal Project.
Dikutip dari laman Churchill Mining, The East Kutai Coal Project merupakan proyek batu bara thermal kelas dunia dengan cadangan terbukti 961 juta ton. Studi kelayakan yang selesai pada September 2010 juga membuktikan bahwa lapangan ini memiliki cadangan yang ditaksir hingga 2,73 miliar ton.
Dengan cadangan sebanyak itu, The East Kutai Coal Project diharapkan bisa menghasilkan 30 juta ton batu bara per tahun dengan umur tambang 25 tahun. Tambang seluas 350 kilometer persegi ini mencakup empat konsesi batu bara yang saling berdekatan.
Investasi pembangunan proyek ini mencapai US$1,8 miliar dengan belanja modal awal US$1,2 miliar. Proyek ini mencakup pembangunan tempat penyimpanan tambang, conveyor, pusat pelabuhan laut, dan pembangkit listrik. (eh)
-
Belasan RS Mundur dari Program KJS Andalan Jokowi. Ada Apa?
-
Ternyata Madrid Sudah Siapkan Bus Parade Copa del Rey
-
Ahok: Ada Pengusaha Kuasai 26 Ribu Meter Lahan di Waduk Pluit
-
VIDEO: Rekaman Luthfi-Fathanah, dari Soal Daging ke Perempuan
-
Penampakan Alien Meningkat Dua Kali Lipat
-
Aksi Maudy Koesnaedi di Karpet Merah Festival Film Dunia
- Info Momentum
- 40% Manusia Terinfeksi "Parasit Pengontrol Pikiran"
- Misteri Harta Karun 8 Ton Suku Maya
- Misteri Orang Sumeria dari Planet Nibiru
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- FOTO: Paola Cazzola, Pembalap Wanita Cantik Pertama di Dunia
- Sum Kuning, Kasus Pemerkosaan Misterius di Indonesia
- FOTO: Kucing Bersayap dari China



