BISNIS

Pandeglang dan Majalengka Akan Punya Bandara

Bandara ini diharapkan bisa menarik wisatawan ke Ujung Kulon

ddd
Kamis, 5 Juli 2012, 07:05 Arfi Bambani Amri, R. Jihad Akbar
Serombongan mobil menuju Ujung Kulon via Tol Jakarta-Merak
Serombongan mobil menuju Ujung Kulon via Tol Jakarta-Merak (chevrolet.co.id)

VIVAnews - Sampai dengan tahun 2017, pemerintah berencana memiliki empat bandar udara (bandara) baru di Indonesia. Investasi yang dibutuhkan guna mewujudkan mimpi tersebut adalah sebesar US$1,354 miliar.

Keempat bandara tersebut masuk dalam buku proyek Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS) atau Public Private Partnership (PPP) yang ditawarkan kepada investor pada tahun ini. Dalam Buku panduan proyek KPS 2012 yang diterima VIVAnews, hanya satu proyek bandara yang tercantum  menjadi prioritas pemerintah tahun ini. Ketiga bandara lainnya masuk dalam proyek potensial yang bisa diwujudkan pemerintah sampai dengan 2017.

Proyek Bandara pertama yaitu bandara di Banten selatan yang terletak di kabupaten Pandeglang. Persiapan proyek tersebut telah dilakukan mulai tahun 2011, hal tersebutlah yang membuat bandara ini menjadi pioritas.

Pemerintah setempat beralasan bahwa pembangunan bandara ini dilakukan guna memicu peningkatan wisatawan di daerah tersebut, khususnya di wisata Taman Nasional Ujung Kulon. Pemerintah memproyeksikan dapat menarik 12 juta pengguna transportasi udara khususnya penumpang domestik masuk ke bandara ini pada 2020.

Proyek ini diperkirakan menyedot dana sebesar US$214 juta ini, diperkirakan akan mulai dibangun pada 2014 dan akan mulai beroperasi pada 2016. Pada tahun ini pemerintah berharap sudah dapat melakukan proses tender, sehingga tahun 2013 sudah tandatangan kontrak dengan pengembang dan permasalahan tanah telah selesai.

Pemda setempat juga menegaskan akan menjamin ketersediaan lahan proyek tersebut. Agar pembangunan terminal udara tersebut dapat selesai sesuai dengan yang ditargetkan pada 2015 dan mulai beroperasi satu tahun kemudian.

Kemudian proyek terminal udara yang masuk dalam daftar potensial menurut pemerintah, yaitu pembangunan Bandara Internasional Kertajati. Bandara yang rencanannya akan dibangun di antara Bandung Utara dan Selatan tersebut diklaim dapat menumbuhkan perekonomian daerah Majalengka dan daerah sekitarnya.

Alasan lain potensialnya proyek tersebut yaitu, dinilai dapat mengurangi waktu dan biaya pengguna transportasi umum yang sering hilir mudik di daerah Jawa Barat. Bandara tersebut juga dibangun guna mengurangi kepadatan Bandara Soekarno-Hatta. Proyek senilai US$130 juta tersebut, sebenarnya sudah mulai dipersiapkan pada 2009 lalu, namun karena belum mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat, sampai sekarang masih mandek.

Pemerintah dalam hal ini menargetkan pembangunan bandara tersebut akan dimulai pada 2014 dan selesai 2016 kemudian langsung beroperasi. Persiapan proyek ditargetkan akan selesai tahun ini dan masuk proses tender pada 2013.

Bandara ketiga yang dinilai potensial adalah Bandara Internasional Kulonprogo di Yogyakarta. Bandara tersebut rencananya akan dibangun karena Bandara Adisutjipto tidak bisa diperbesar karena tidak dimungkinkan dari sisi geografis,

Padahal, traffic penerbangan di Adisutjipto saat ini telah mencapai 1,768 penumpang dengan 22 maskapai penerbangan baik nasional dan internasional di dalamnya. Untuk menutupi kekurangan tersebut dibutuhkan bandara baru.

Pemda setempat dalam hal ini telah mendukung dengan penyediaan lahan sebesr 700 hektare di daerah tersebut. Estimasi dana yang dibutuhkan yaitu sebesar US$500 juta, dengan perhitungan akan mulai dibangun pada 2015 sampai 2016 dan mulai beroperasi 2017 mendatang. Saat ini pemerintah fokus untuk menyelesaikan persiapan proyek dan akan mulai ditenderkan 2013.

Yang keempat adalah mimpi pemerintah khususnya pemda Bali untuk membangun bandara di pantai utara daerah itu. Alasannya bandara internasional Ngurah Rai sudah kewalahan untuk menampung kedatangan wisatawan  ke pulau dewata tersebut.

New Bali Airport tersebut diperkirakan akan menyedot dana sebesar US$510 juta dan diperkirakan akan selesai 2016 tersebut baru masuk tahap persiapan proyek tahun ini. Pada tahun 2013 pemerintah akan mengebut pembangunannya dengan berharap dapat melalui proses tender, penandatanganan kontrak dan memulai pembangunan pada tahun yang sama. (sj)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
heven_sent
05/07/2012
setuju banget bandara Banten Selatan di bangun, tapi utk saat ini prioritaskan dahulu pembangunan Infrastruktur jalan raya, rumah sakit, sekolah , pasar tradisonal/modern dan universitas di pandeglang. terutama pembangunan di provinsi Banten bagian selata
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com