BISNIS

Asah Kreativitas Anak Sejak Dini Melalui Seni

Melalui seni, juga bisa mengasah kepekaan hati anak.
Rabu, 18 Juli 2012
Oleh : Lutfi Dwi Puji Astuti, Stella Maris
Salah satu kegiatan di art I art studio yakni mengikuti pementasan seni

VIVAlife - Hampir semua orang tua tahu, seni bisa mengasah kepekaan hati anak. Saking inginnya mengasah kepekaan itu, orangtua seringkali mengikutsertakan putra-putrinya dalam berbagai les. Mulai dari tari, les nyanyi hingga les melukis.

Semua anak, memang terlahir ke dunia, dengan bakatnya masing-masing. Tak mudah memang untuk mengasah bakat mereka. Maka, tak salah rasanya, jika orangtua pun memilih jalan menyekolahkan anak di sekolah seni.

Salah satu sekolah seni yang mungkin bisa menjadi rujukan untuk Anda, yakni, Studio art I art (Baca: Arti art). Tempat ini, menjadi wadah bagi anak usia 4-11 tahun yang ingin belajar tampil berani, juga mengasah bakat seni melalui beragam aktivitas bermain.

Studio seni anak yang terletak di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan ini, menawarkan berbagai aktivitas belajar seni, yang tidak diperoleh anak di sekolah formal. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan kebebasan berekspresi, menggali kreativitas dan imajinasi, menjalin persahabatan dan rasa percaya diri yang jarang dimiliki oleh setiap anak.

Layaknya mengajak anak Anda bersekolah. 'art I art' memiliki masa pendidikan selama tiga bulan atau 12 sesi kelas yang harus dijalankan dan dipenuhi oleh setiap muridnya. Studio seni anak yang sudah berdiri sejak tahun 2006 ini telah memiliki sekitar hampir 50 siswa.

"Setiap satu minggu sekali, murid-murid akan mendapatkan tiga materi dasar (tari, teater, dan vokal) yang akan berlangsung dalam waktu dua jam," ujar Kepala Studio Art I Art, Tan Kok Siong.

Agar para siswanya tidak merasa jenuh, cara belajar di sekolah seni ini juga dibilang cukup unik. Di akhir pendidikan, mereka yang belajar di sini, harus menampilkan hasil pembelajaran dalam sebuah pementasan, yaitu dalam sesi karnaval.
 
“Kami ingin menciptakan anak-anak yang senang dengan kesenian bukan stres jika dihadapkan pada kesenian. Tak hanya itu, kami juga ingin menghadirkan anak-anak multi seniman,” tutur Tan Kok Siong lagi.

Dengan adanya sekolah ini, ia juga berharap, anak-anak lebih mengenal seni sejak dini, mampu meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kepekaannya terhadap lingkungan. (umi)

TERKAIT
    TERPOPULER