BISNIS

Exalt Australia Garap Tambang Batu Bara RI

Exalt mengakuisisi saham perusahaan asal Singapura, Odni Holdings.
Rabu, 25 Juli 2012
Oleh : Nur Farida Ahniar, Sukirno
Aktivitas tambang batu bara

VIVAnews - Perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Australia, Exalt Resources Ltd, mengumumkan telah mengakuisisi 100 persen saham Odni Holdings Pte, Ltd. Odni adalah perusahaan asal Singapura yang tergabung dalam perusahaan investasi.

Penyelesaian perjanjian jual beli itu memiliki beberapa persyaratan, termasuk proses uji tuntas (due diligence), persetujuan pemegang saham, peningkatan modal minimal US$10 juta, dan surat tanda persetujuan yang relevan, termasuk dari Exalt. Penandatanganan perjanjian itu dilakukan setelah penunjukan leading senior coal executive, Barry Tudor, sebagai chief executive officer (CEO) dan managing director Exalt.

Dalam keterangan persnya dijelaskan, Exalt akan membangun berbagai proyek batu bara di Indonesia. Mulai dari tahap eksplorasi awal untuk memproduksi aset batu bara, dengan berbagai jenis batu bara yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Akuisisi ini merupakan bagian dari proses kepemilikan saham di sejumlah proyek pertambangan batu bara yang prospektif di Kalimantan, Sumatera, dan Papua Barat di wilayah Indonesia.
 
"Rencana akuisisi ini akan memberikan peluang unik bagi Exalt untuk meneliti dan mendapatkan akses ke sejumlah besar konsesi eksplorasi yang berkualitas," kata CEO dan Managing Director Exalt, Barry Tudor, Rabu 25 Juli 2012.

Exalt akan menfokuskan bisnisnya ke Indonesia, karena dianggap memberikan peluang terbaik bagi para investor di sektor batu bara. Exalt akan bekerja sama dengan mitra lokal untuk mempercepat pembangunan proyeknya di Indonesia.

Proyek awal itu mencakup eksplorasi area di Sumatera Selatan, yang tersebar di lebih dari 11 konsesi dengan luas sekitar 250.000 hektare. Exalt juga akan memperoleh hak-hak untuk mengakuisisi dua area konsesi di Kalimantan Timur dan satu di Kalimantan Tengah.

Selain itu, Exalt sedang dalam proses uji tuntas aset produksi yang dekat dengan salah satu tambang batu bara terbesar di dunia. (art)

TERKAIT