BISNIS

Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

Indonesia berada satu tingkat di bawah China

ddd
Jum'at, 14 September 2012, 11:04 Syahid Latif, R. Jihad Akbar
Pembangunan sejumlah proyek infrastruktur untuk menunjang perekonomian nasional
Pembangunan sejumlah proyek infrastruktur untuk menunjang perekonomian nasional (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini menempati urutan nomor dua tertinggi di dunia.

Indonesia saat ini masuk ke jajaran negara dengan pertumbuhan ekonomi terkuat di dunia. Hal tersebut menjadi tantangan di terbesar pemerintah untuk dapat menjaga pencapaian tersebut.

 "Capaian tersebut, bukan di ASEAN atau Asia Pasifik, tapi di dunia. Itu disampaikan pada pak Presiden usai pertemuan APEC kemarin," ujar Armida di kantornya, Jakarta, Jumat 14 September 2012.

China untuk saat ini tetap menempati posisi pertama dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,2 persen sampai dengan semester pertama. Namun, pencapaian Negeri Tirai Bambu itu sebetulnya menurun drastis dari sebelumnya yang mencapai  di atas 10 persen.

"India sudah di bawah 6 persen, Filipina juga, Turki yang biasanya star performance soal pertumbuhan, sekarang di bawah 2 persen, sama seperti Brazil," tambahnya.

Pemerintah akan terus berupaya menjaga kelanjutan dari capaian tersebut. Bahkan dia optimistis dapat terus meningkat kedepannya.

Salah satu upayanya adalah menjaga kesinambungan peran konsumsi domestik yang menjadi indikator terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu meningkatkan sarana dan fasilitas infrastruktur sehingga investasi akan terus masuk di masa mendatang.

"Tentu kita mencermati adanya tantangan global, itu bisa berubah sangat signifikan segala sesuatunya," tandas Armida. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
jinkuro
18/09/2012
ekonomi indonesia bisa masuk,urutan pertama kalau hukum mati jd di terap kn d indonesia buat para koruptor, bs jd ekonomi kita lebih kuat dr negara" maju sekali pun.semoga hukuman mati jd terlaksana,buat para koruptor.
Balas   • Laporkan
mahyum.ilyasa
18/09/2012
lihatlah masyarakat kecil di desa2 apa bapak pemerintah menoleh kesana,, pemerintah hebat,, tp lebih hebatnya mikirin rakyatnya bukan mikirin kedudukan dan korupsinya,,, laknatullah wahai para koruptor
Balas   • Laporkan
mahyum.ilyasa
18/09/2012
lihatlah masyarakat kecil di desa2 apa bapak pemerintah menoleh kesana,, pemerintah hebat,, tp lebih hebatnya mikirin rakyatnya bukan mikirin kedudukan dan korupsinya,,, laknatullah wahai para koruptor
Balas   • Laporkan
tyo.baladewa2
18/09/2012
SBY memang Bagus secara Makro, tapi secara Mikro justru gak ada kemajuan berarti, tak ada gebrakan, makanya Rakyat kecil gak merasakan perubahan sama sekali, Harga2 tetap naik, By sekolah juga naik, belum lagi disusul TDL dan BBM.... ehmm
Balas   • Laporkan
rianto_maijon
17/09/2012
Itu merupakan suatu modal bagi kita indonesia untuk mensejajarkan diri dengan negara maju di dunia.. tapi jangan sampai kita menjadi negara pertumbuhan ekonomi terbaik di dunia tapi kesejahteraan rakyatnya masih kurang. Salam Garuda..!!
Balas   • Laporkan
m.suhanda
15/09/2012
SALAUT UNTUK INDONESIA... mr.Persiden you are the frest pioner in indonesia. SBY is the best.
Balas   • Laporkan
m.suhanda
15/09/2012
ytryrhnfgh
Balas   • Laporkan
donilesmana
14/09/2012
Berita Baik untuk Indonesia. Ini harusnya menumbuhkan optimisme masyarakat mengenai Indonesia. Jangan terus berfikir negatif karena buktinya negara kita cukup kuat dan mampu berprestasi.
Balas   • Laporkan
ternyata ini bukti di belakang penghargaan dari USABC utk SBY krn berhasil memajukan ekonomi Indonesia, wah salut! terus maju Indonesiaku, tunjukkan pd dunia kita BISA!
Balas   • Laporkan
fan_fan
14/09/2012
Jelas aje kuat org china pada pindah ke jakarta semua,,,,pada bikin pabrik di sini. krn bahan baku energi yg mereka butuhkan ada di Indonesia semua. Di tambah lg adanya pilkada Putaran ke-2. makin tambah byk dech,,,,?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru