BISNIS

Icuk: Munas PB PBSI Cacat Hukum

Ketua Pengprov PBSI DKI Jakarta ini gagal terpilih menjadi ketua umum.
Sabtu, 22 September 2012
Oleh : Muhayati FaridatunDaru Waskita (Yogyakarta)
Icuk Sugiarto

VIVAnews - Icuk Sugiarto, calon ketua umum PB PBSI yang gagal terpilih, tidak bisa menerima hasil Musyawarah Nasional di Yogyakarta, Jumat 21 September 2012. Pebulutangkis legendaris Indonesia itu menganggap munas tersebut cacat hukum.

"Munas kali ini jelas sudah cacat hukum. Munas di Yogyakarta ini sudah dirancang agar saya sama sekali tidak terpilih," ujar Icuk.

Icuk menilai, panitia munas sengaja tidak memberikan waktu kepada dirinya untuk memaparkan visi dan misinya. Selain itu, menurut dia, panitia  memajukan waktu pemilihan ketua umum dari jadwal sebelumnya.

Wajar saja jika Icuk tidak memiliki waktu untuk melakukan lobi kepada para Pengprov PBSI. Hasilnya, Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan terpilih sebagai ketua umum periode 2012-2016 secara aklamasi.

Lantaran keberatan, Icuk, yang menjabat sebagai ketua Pengprov PBSI DKI Jakarta, akan melaporkan hasil munas tersebut kepada Badan Arbitrase Olah Raga Nasional.

"Lembaga itu yang nantinya akan menilai proses pemilihan calon ketua umum PBSI ini menyalahi aturan atau tidak," tuturnya.

Tanggapan panitia munas
Kusdarto, salah seorang panitia munas PB PBSI, menanggapi gugatan yang akan diajukan Icuk. Ketua Pengprov PBSI DIY ini memastikan perubahan jadwal sudah disetujui peserta munas.

"Mengenai majunya waktu pemilihan itu sifatnya fleksibel dan sudah ditawarkan kepada peserta. Seluruh peserta juga menyetujui," imbuhnya.

Sementara itu, Umbi Samapaty yang juga salah seorang panitia munas menambahkan, tidak adanya penyampaian visi dan misi para calon ketum tidak menyalahi AD-ART organisasi.

"Munas kali ini memang tidak ada jadwal bagi calon ketua umum untuk menyampaikan visi dan misinya. Hal itu juga tidak menyalahi tata tertib dan AD-ART organisasi. Jadi, kami siap menanggapi gugatan saudara Icuk Sugiarto," Umbu menegaskan. (art)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found