BISNIS

Tol Cikampek-Palimanan Kantongi Izin Bupati Majalengka

Satu demi satu tahapan penyelesaian tanah di ruas tol Cikampek-Palimanan teratasi.

ddd
Jum'at, 4 Januari 2013, 12:03 Antique, Alfin Tofler
Pembangunan jalan tol
Pembangunan jalan tol (Antara/ Jafkhairi)

 

 

VIVAnews - Satu demi satu tahapan penyelesaian tanah di ruas tol Cikampek-Palimanan teratasi. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mendapatkan laporan bahwa pihak pemegang konsesi, PT Lintas Marga Sedaya (PT LMS) telah mendapatkan surat izin dari Bupati Majalengka.

"Kemarin, saya terima laporannya bahwa tanggal 27 Desember2012, mereka (PT LMS) telah mendapatkan izin tertulis dari Bupati Majalengka," kata Kepala BPJT, Ahmad Ghani Gazaly kepada VIVAnews, Jakarta, Jumat, 4 Januari 2012.

Pada 2012, diketahui jalan tol ini mempunyai banyak permasalahan. Tercatat, pada awal tahun lalu ruas tol sepanjang 116 kilometer ini berperkara dengan tanah wakaf yang ada di wilayah Cirebon. Padahal, pembangunan sudah mulai dilakukan oleh PT LMS menggunakan ekuitas perusahaan.

Pengadaan tanah pun sudah mencapai 98 persen. Untuk masalah permodalan, ruas tol terpanjang di Indonesia ini juga telah menandatangani pinjaman dari sindikasi perbankan senilai Rp8,2 triliun. Namun, dana ini urung turun karena proses pengadaan tanah belum mencapai 100 persen.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengaku telah mengutus salah satu staf khususnya untuk membicarakan permasalahan tol ini dengan pihak terkait. Permasalahan jalan tol ini kini tinggal satu, yakni pembelian tanah dari PT Kereta Api Indonesia.

Kendati demikian, Ghani mengatakan bahwa pihak PT KAI telah mengizinkan tanah milik mereka untuk disewakan kepada PT LMS. "Hingga saat ini, progres konstruksinya masih seperti kemarin, land clearing. PT KAI juga masih melakukan proses sewa," ujarnya.

 

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
z2z2
16/01/2013
lebih mendukung klu sepeda motor bisa masuk tol,,kan yang milih bupati tidak semua pake mobil kenapa sepeda motor tidak bisa masuk tol???kan semua orng ingin menikamti juga...
Balas   • Laporkan
x1600rfs
04/01/2013
Sangat amat mendukung pembangunan tol ini!!! Nanti tinggal Palimanan - Jogjakarta. Lengkap sudah bagian Jawa Barat - Jawa Tengah. Secara parallel, Surabaya - Jogja juga harus dibangun. Jadi nanti Jawa Barat sampai Jawa Timur terhubung jalan tol. Amin!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com