BISNIS

Impor Daging, Pemerintah Akan Libatkan Bulog

Menteri Perdagangan kecewa pada importir daging. Mengapa?
Jum'at, 5 April 2013
Oleh : Ita Lismawati F. Malau, R. Jihad Akbar
Akselerasi impor daging dinilai bisa membantu menurunkan harga daging yang kini sekitar Rp90 ribu
VIVAnews - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku kecewa pada para importir daging yang telah menerima kuota impor tahun ini. Pasalnya dari 80 ribu ton kuota daging impor yang berikan pemerintah, baru terealisasi sekitar 10 ribu ton.

Gita mengatakan, Senin pekan depan akan memanggil para importir untuk membahas hal ini. "Ini harus diakselerasi, bagaimana nih? Kalau mereka bisa akselerasi, ini akan membantu menurunkan harga," tegas Gita kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat 5 April 2013.

Karena hal itu, Gita juga mengatakan, pemerintah sedang mengkaji untuk memberikan wewenang bagi perusahaan plat merah seperti Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengimpor daging.

Menanggapi niat pemerintah ini, Kepala Perum Bulog, Sutarto Alimoeso menyatakan sanggup. Bahkan, Bulog yakin akan mampu mengimpor 10 persen dari kuota yang ditetapkan pemerintah saat ini. "10 persen dikuasai Bulog, kan bisa stabil," ujarnya.

Di sisi lain, Bulog bisa segera menyiapkan sejumlah infrastruktur penunjang, seperti gundang pendingin. "Kemudian harga yang diminta petani indonesia itu kan 70.000/kg daging, bukan 90.000 seperti sekarang. Kalau kami hitung, Bulog impor, itu bisa."
TERKAIT
TERPOPULER