Anggaran Converter Kit Terpangkas Puluhan Miliar

wamen esdm datangi tempat pemasangan converter kit
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar
VIVAnews -
Pemprov: Warga Jakarta yang NIK-nya Dinonaktifkan Bisa Ajukan Keberatan
Gencarnya pemerintah dalam menggalakkan program konversi dari bahan bakar minyak (BBM) menjadi bahan bakar gas (BBG) ternyata tidak sejalan dengan penyiapan anggaran program tersebut. Salah satunya adalah terpangkasnya anggaran pengadaan
converter kit
Demokrat Munculkan Nama Dede Yusuf untuk Pilkada Jakarta 2024
2013 dari Rp250 miliar menjadi Rp200 miliar.
Smart Finance Gandeng CBI Redam Risiko Kredit Macet

Menteri Perindustrian, MS Hidayat, Rabu 15 Mei 2013, mengatakan, anggaran
converter kit
dipangkas Rp50 miliar, karena sarana infrastruktur pendukung seperti SPBG belum tersedia banyak.


Ia mengatakan, anggaran yang terpangkas tidak akan hangus, melainkan dialokasikan untuk pengadaan
converter kit
tahun depan. "Jadi, kami mengatur anggarannya berdasarkan kesiapan SPBG. Kalau anggaran penuh kan juga tidak bisa," katanya di kantor Kementerian Keuangan.


Untuk Kementerian Perindustrian, dia melanjutkan, total anggaran terpangkas Rp183 miliar. Namun, ia menjamin terpangkasnya anggaran tidak akan mengganggu kinerja Kementerian Perindustrian.


Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh elemen untuk meningkatkan investasi di sektor gas, khususnya bahan bakar gas (BBG), agar program konversi BBM menjadi BBG dapat segera terwujud.


SBY, Rabu 15 Mei 2013, menyatakan Indonesia harus mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi. Pengalihan BBM menjadi BBG diharapkan dapat mengubah struktur APBN secara positif.


"Untuk itu, saya minta seluruh jajaran pemerintahan baik pusat maupun di daerah untuk menggunakan bahan bakar gas di kendaraan dinasnya," katanya dalam sambutan di acara pembukaan, konvensi dan pameran IPA ke-37, JCC Senayan, Jakarta. (art)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya