BISNIS

Pemangkasan Anggaran Proyek Tahun Jamak Jadi Opsi Terakhir

Dana tender proyek tidak termasuk dalam anggaran yang bakal dipangkas.

ddd
Selasa, 28 Mei 2013, 09:28 Mohammad Adam, Alfin Tofler
Pekerja menyelesaikan proyek jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR I) seksi W2 Kebon Jeruk-Ulujami, Jakarta.
Pekerja menyelesaikan proyek jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR I) seksi W2 Kebon Jeruk-Ulujami, Jakarta. (Antara/ Yudhi Mahatma)

VIVAnews - Pemerintah memutuskan untuk memotong anggaran belanja beberapa kementerian dan lembaga untuk menjaga kesehatan keuangan. Upaya itu dilakukan sebagai konsekuensi atas kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang direncanakan mulai berlaku pada Juni mendatang.

Pemotongan anggaran belanja terbesar terjadi di Kementerian Pekerjaan Umum, yakni mencapai Rp6,1 triliun.

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan umum, Mohamad Hasan, Senin 27 Mei 2013, menjelaskan bahwa dana tender proyek tidak termasuk dalam anggaran yang bakal dipangkas. "Yang pasti adalah sisa lelang pasti akan kami keluarkan," ujar Hasan kepada VIVAnews.

Hasan memperkirakan, dari sisa lelang ini Ditjen SDA bisa menghemat anggaran sekitar Rp550 miliar. Oleh karena itu, pihaknya juga akan amat berhati-hati untuk memangkas anggaran pembangunan.

Pemotongan terhadap anggaran yang sifatnya tahun jamak atau multi-years akan menjadi opsi paling akhir. "Memang, kalau terpaksa harus dikurangi lagi, mau tidak mau dikurangi," kata Hasan.

Hasan pun berupaya agar tidak ada pemotongan anggaran proyek waduk. "Seperti Jatigede tidak kena pemotongan anggaran. Namun, keputusan pastinya mudah-mudahan dalam berapa hari ke depan sudah ada," kata Hasan. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com