BISNIS

Hatta Rajasa: Penyesuaian Harga BBM Pilihan Sulit

Premium jadi Rp6.500 per liter, solar jadi Rp5.500 per liter.

ddd
Jum'at, 21 Juni 2013, 22:44 Anggi Kusumadewi, R. Jihad Akbar
Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (ANTARA/Fanny Octavianus)

VIVAnews – Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Jumat malam 21 Juni 2013, menyatakan amat penting bagi Indonesia untuk menjaga perekonomian secara keseluruhan, terlebih di tengah situasi krisis ekonomi global yang dampaknya telah dirasakan Indonesia.

Menurunnya harga-harga komoditi dunia misalnya berdampak pada penerimaan negara. Di sisi lain, meningkatnya harga minyak dunia dan meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berbarengan dengan menurunnya produksi minya domestik.

“Ini berpotensi meningkatkan subsidi BBM serta menyebabkan defisit anggaran melampaui 3 persen – yang tidak dibenarkan oleh undang-undang,” kata Hatta dalam konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian. Di sisi lain, subsidi BBM lebih dari 70 persen tidak tepat sasaran dan kurang adil bagi masyarakat miskin.

“Maka kita perlu mengambil langkah untuk menyelamatkan dan menyehatkan perekonomian kita. Sejalan dengan APBNP 2013 yang telah diundangkan, pemerintah mengambil langkah penyesuaian harga BBM,” ujar Hatta.

Menurutnya, pemerintah menyadari kebijakan penyesuaian harga BBM ini menimbulkan inflasi yang berdampak terutama pada turunnya daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. “Ini adalah pilihan dan alternatif amat sulit yang diambil pemerintah.

Menteri ESDM Jero Wacik pun mengumumkan harga baru BBM. “Bensin premium Rp6.500 per liter. Minyak solar Rp5.500 per liter. Harga berlaku serentak di seluruh Indonesia 22 Juni 2013 mulai pukul 00.00,” kata Wacik.

Dengan demikian, premium naik sebesar Rp2.000 dari harga sebelumnya Rp4.500 per liter, dan solar subsidi naik Rp1.000 dari harga sebelumnya Rp4.500 per liter. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sinta.cutes.9
22/06/2013
kenapa g solar yg 6.500, premium 5.500, secara mayoritas banyak penjual sayur dan masyarakat kurang mampu kendaraannya pake premium.. ckcckckc..... para pemimpin hanya mementingkan isi perutnya sendiri ....
Balas   • Laporkan
petani_kutho
22/06/2013
pemerintah harus mengupayakan produksi MOBIL LISTRIK
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com