BISNIS

Pembayaran THR Lebaran Dorong Penerimaan Pajak

Penerimaan pajak ditargetkan sebesar Rp995 triliun dalam APBN-P 2013.

ddd
Kamis, 4 Juli 2013, 16:32 Antique, R. Jihad Akbar
Seorang wanita sedang menyerahkan pelaporan pajak.
Seorang wanita sedang menyerahkan pelaporan pajak.  
VIVAnews - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa aktivitas ekonomi menjelang dan saat Puasa/Lebaran akan mendorong penerimaan pajak pada semester II tahun ini.

Penerimaan pajak ditargetkan sebesar Rp995 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2013.

Kepala Seksi Hubungan Eksternal Dirjend Pajak, Kementerian Keuangan, Chandra Budi, Kamis 4 Juli 2013, mengatakan bahwa aktivitas ekonomi tersebut salah satunya pembayaran tunjangan hari raya (THR) Lebaran.

"Itu berdasarkan data historis setiap tahunnya, di mana diperkirakan akan terjadi lonjakan penerimaan pajak pada semester II 2013," ujarnya di kantornya, Jakarta.

Chandra menambahkan, adanya pembayaran pajak dari penyelesaian proyek-proyek dalam pemerintah pusat dan daerah juga akan mendorong penerimaan pajak di akhir tahun.

"Pembayaran pajak penyelesaian proyek APBN/APBD di tiga bulan terakhir setiap tahunnya," tambahnya

Selain itu, menurut Chandra, perluasan area pajak yang dilakukan saat ini, seperti di sektor properti, diyakini sudah dapat dirasakan hasilnya menyumbang penerimaan pajak.

Berdasarkan data Ditjen Pajak, sampai semester I atau 28 Juni 2013, penerimaan pajak mencapai Rp411,39 triliun atau 41,3 persen dari target APBN-P 2013 sebesar Rp995 triliun. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penerimaan pajak ini mengalami pertumbuhan sebesar 6,13persen.  

Pertumbuhan penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 12,24 persen, serta pertumbuhan pajak penghasilan (PPh) non migas sebesar 2,36 persen.

"Untuk mencapai target penerimaan pajak tahun ini, setidaknya realisasi pajak harus tumbuh sebesar 19 persen dibandingkan dengan realisasi penerimaan pajak tahun lalu sebesar Rp 835 triliun," ungkapnya.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com