BISNIS

Harga Pangan Ini Terimbas Pelemahan Rupiah

Kondisi itu ikut mendorong kenaikan harga kebutuhan pangan.
Jum'at, 30 Agustus 2013
Oleh : Arinto Tri Wibowo, Arie Dwi Budiawati
Proses pembuatan tempe.

VIVAnews - Defisit neraca pembayaran karena impor yang lebih tinggi dibanding ekspor, telah memicu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Kondisi itu ikut mendorong kenaikan harga kebutuhan pangan yang masih diimpor.

Beberapa di antaranya adalah harga tahu dan tempe. Kenaikan harga ini terjadi karena untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, pemerintah masih mengimpor kedelai.

"Harga tempe dan tahu di pasar naik. Ukurannya juga diperkecil," kata Sekjen
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, Ngadiran, ketika dihubungi
VIVAnews di Jakarta.

Namun, Ngadiran, pada Kamis 29 Agustus 2013, tidak menyebutkan secara pasti kenaikan harga dua pangan tersebut. "Biasanya harga tempe Rp5.000-6.000 untuk ukuran normal. Kalau tahu, harganya Rp6.000-7.000," ujar dia.

Kenaikan harga tempe dan tahu itu dipicu peningkatan harga kedelai. Sebelum rupiah melemah, harga kedelai tercatat Rp6.200-6.500 per kilogram. Kini, harganya menembus Rp8.500-Rp9.000 per kilogram.

"Perajin tahu dan tempe menyiasatinya dengan memperkecil ukuran. Tapi, tidak terkejar keuntungannya," kata dia.

Tidak hanya tempe dan tahu yang terkena dampak pelemahan rupiah, tapi juga cabai dan jagung. "Cabai dulu pernah naik sampai Rp60-70 ribu per kilogram, turun ke angka Rp28 ribu per kilogram, sekarang naik jadi Rp32-33 ribu per kilogram," tuturnya.

Selain itu, harga jagung yang semula Rp6.000-7.000 per kilogram, sekarang menjadi Rp7.000 per kilogram.

Namun, pelemahan rupiah tidak berefek pada harga bawang merah, beras, dan bawang putih. Menurut Ngadiran, harga bawang putih tetap bertahan di level Rp28 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah bahkan cenderung turun dari Rp40 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram.

Selanjutnya, harga beras jenis medium berada di kisaran Rp8.000 per liter. "Kalau beras, ada penyangga dari Bulog. Jadi, harga masih bisa ditahan. Kalau bawang merah, harganya turun karena ada panen raya di Brebes," kata dia.

Untuk daging, dia melihat, harga masih tetap di kisaran semula, yaitu Rp90 ribu per kilogram. "Kalau daging, harga normalnya Rp75-80 ribu per kilogram, bahkan pernah mencapai Rp120 ribu per kilogram menjelang Lebaran," kata dia. (eh)

TERKAIT
TERPOPULER