BISNIS

Tigerair Mandala Selesaikan Proses Pengawasan Keselamatan Eksternal

"Standar tertinggi dalam hal keselamatan adalah prioritas utama kami."
Minggu, 22 September 2013
Oleh : Antique, Arie Dwi Budiawati
Pesawat Tigerair Mandala diparkir di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
VIVAnews - Tigerair Mandala kembali membuktikan komitmennya dalam hal keselamatan penerbangan, dengan menjadi maskapai Asia pertama yang secara sukarela menyelesaikan proses Airbus Line Operations Surveillance (ALOS).

Pernyataan tersebut tertuang dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews, Minggu 22 September 2013.

ALOS adalah proses pengawasan eksternal yang mengacu pada metode Thread and Error Management (TEM) milik Airbus terhadap pengoperasian armada pesawat Airbus.

Proses pengawasan yang membutuhkan lima hari tersebut, dilakukan untuk memastikan bahwa Tigerair Mandala telah mengoperasikan armada pesawatnya sesuai dengan standar keselamatan tertinggi di industri penerbangan

"Standar tertinggi dalam hal keselamatan dan pengoperasian pesawat adalah prioritas utama kami. Untuk itu, kami bangga dapat menjadi maskapai pertama di Asia yang menyelesaikan proses pengawasan tersebut," kata Presiden Direktur Tigerair Mandala, Paul Rombeek.

Rombeek mengatakan, saat ini, maskapai penerbangannya telah mengoperasikan sembilan pesawat Airbus A-320 baru. "Sangat penting bagi kami memastikan pengoperasian pesawat itu aman. Penyelesaian program ini merupakan cerminan kami," ujarnya.

Selain standar keselamatan pesawat yang tinggi, Tigerair Mandala juga mengutamakan pentingnya sumber daya manusia yang mengoperasikan pesawat. Tigerair Mandala secara konsisten dan intensif melatih dan mengembangkan awaknya untuk mendukung visi perusahaan dalam menyediakan pengalaman terbang yang aman, tepat waktu, serta nyaman dengan biaya terjangkau.

"Tigerair Mandala kembali beroperasi sejak enam belas bulan yang lalu dan telah mengalami kemajuan. Saat ini, kami sudah mengoperasikan sembilan pesawat. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, kami juga memastikan adanya pertumbuhan stabil pilot yang berkualifikasi," kata dia.

Rombeek mengatakan bahwa mantan-mantan pilot Mandala kembali bergabung dengan perusahaan ini. Pihak penerbangan juga baru meresmikan sebuah pelatihan yang bernama "Cadet Pilot Program" pada Agustus lalu.

Selain itu, Tigerair Mandala mengklaim bahwa mereka menjadi maskapai penerbangan murah (low cost carrier/LCC) dengan kecepatan waktu tertinggi berdasarkan laporan On-Time Performance (OTP) semester pertama 2013.

Mereka mendapatkannya dari Kementerian Perhubungan dan Transportasi Indonesia.

"Tigerair Mandala memimpin maskapai LCC lain dengan tingkat ketepatan waktu sebesar 81,76 persen. Tigerair Mandala juga menempati tiga posisi teratas di antara seluruh maskapai di Indonesia dalam kategori OTP," kata Rombeek. (art)
TERKAIT
TERPOPULER