BI: Cadangan Devisa Naik Jadi US$95,7 Miliar

Dolar AS Menguat
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVAnews - Bank Indonesia mencatat peningkatan jumlah cadangan devisa per akhir September 2013. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Difi A. Johansyah, mengatakan, jumlah cadangan devisa selama periode itu mencapai US$95,7 miliar.

Pasca Putusan MK, Pengamat Nilai Relasi Ini yang Bisa Membuat PDIP Gabung ke Prabowo

Cadangan devisa itu meningkat US$2,7 miliar dibandingkan posisi akhir Agustus lalu sebesar US$93 miliar. Posisi cadangan devisa itu setara dengan 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Jika hanya dibandingkan dengan impor, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan 5,4 bulan impor," kata Difi dalam siaran pers di Jakarta, Senin 7 Oktober 2013.

Ia menjelaskan, kenaikan jumlah cadangan devisa itu tidak lepas dari langkah-langkah penguatan bauran kebijakan Bank Indonesia. Bank sentral selama ini terus menjaga kestabilan nilai tukar rupiah dan koordinasi kebijakan dengan pemerintah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan.

Selain itu, dia menjelaskan, keyakinan pasar valuta asing domestik semakin kuat dengan penawaran dan permintaan valas yang semakin aktif serta berimbang dalam membentuk pergerakan rupiah.

"Kenaikan cadangan devisa didukung pula oleh langkah pemerintah menerbitkan obligasi syariah negara dalam valuta asing sebagai salah satu sumber pembiayaan defisit fiskal," tuturnya.

Bea Cukai Lakukan Uji Coba Modul Vehicle Declaration dalam Sistem CEISA 4.0
Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (Oso)

Oso Beberkan Strategi Partai Hanura Hadapi Pilkada 2024

Partai Hanura secara resmi membuka pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari tingkat pusat atau provinsi hingga kabupaten/kota untuk Pilkada Serentak 2

img_title
VIVA.co.id
23 April 2024